Bakal Berubah Status, Begini Rencana Pengembangan Candi Borobudur
JAKARTA, investortrust.id - Holding BUMN aviasi dan pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mengungkapkan rencana pemerintah untuk mengubah status Candi Borobudur menjadi destinasi wisata spiritual dari kawasan cagar budaya.
Menurut Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney Maya Watono, pemerintah sedang menyiapkan candi yang berada di Magelang, Jawa Tengah itu sebagai destinasi wisata spiritual kelas dunia. Harapannya Borobudur bisa menjadi destinasi utama wisata spiritual umat Budha di seluruh dunia.
“Menteri BUMN Erick Thohir dan Pak Wamen (Wakil Menteri BUMN) Kartika Wirjoatmodjo mendukung agar Candi Borobudur tidak sebatas cagar budaya, tapi punya soul sebagai destinasi spiritual untuk umat Budha di seluruh dunia," ungkapnya dalam konferensi pers perayaan Waisak di Borobudur di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2024).
Baca Juga
Rencana Garuda (GIAA) Masuk Holding, Begini Tanggapan InJourney
Sebagai catatan, anak usaha dari InJourney PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko adalah pengelola dari candi Budha terbesar di dunia itu.
Lebih lanjut, Maya menjelaskan rencana perubahan status Candi Borobudur melibatkan sejumlah kementerian terkait.
Mulai dari Kementerian BUMN, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), hingga Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Baca Juga
Naik 3%, InJourney Airports Layani 7,4 Juta Penumpang Selama Lebaran 2024
Adapun, untuk mendukung rencana tersebut pemerintah akan membentuk satu otoritas khusus lengkap dengan peraturan presiden (Perpres) sebagai dasar hukum.
“Dari kolaborasi lima kementerian menjadi satu otoritas manajemen, nanti ada Perpres yang akan keluar untuk bisa repositioning Candi Borobudur sebagai destinasi spiritual,” tutur Maya.
Selain menata ulang kawasan dengan membangun fasilitas pendukung seperti museum, Maya menyebut perubahan status Candi Borobudur akan diiringi dengan hadirnya rute penerbangan baru menuju Yogyakarta International Airport (YIA). Nantinya, akan ada rute penerbangan langsung menuju bandar udara tersebut dari negara-negara dengan penduduk beragama Budha.
“Akan disiapkan penerbangan langsung dari YIA dari dan ke negara-negara seperti Thailand, Vietnam, dan China untuk meramaikan kunjungan wisatawan umat Budha ke Candi Borobudur,” ungkapnya.
Maya berharap makin banyak wisatawan, khususnya umat Budha yang bisa melihat Candi Borobudur berdiri beriringan dengan budaya lokal setempat
“Kita mendorong destinasi spiritual dan pastinya pariwisata berkualitas yang juga mengedepankan nilai-nilai, kultur, heritage, maupun spiritual," pungkasnya.

