Marak Kasus Viral di Medsos, Kepala Bea Cuka Soetta: Itu Miskomunikasi Saja
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Soekarno-Hatta Gatot Sugeng Wibowo menyebutkan sejumlah masalah masuknya barang dari luar negeri ke Tanah Air di Bandara Soekarno-Hatta yang sempat viral di media sosial terjadi karena miskomunikasi.
“Itu saja, miss communication seperti ini saja,” ucap Gatot saat ditemui di Terminal 3 Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Senin (6/5/2024).
Baca Juga
Sidak ke Bea Cukai Soetta, Mendag Zulhas Cek Penerapan Aturan Barang Masuk PMI
Gatot mengklaim, sejumlah masalah yang sempat ramai di media sosial antara Bea Cukai dengan penumpang kini sudah diselesaikan. Bea Cukai mengklaim bahwa tindakan yang dilakukan selama ini sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Sudah kita selesaikan, itu kan kami sendiri telah melaksanakan aturan itu, sesuai aturan. Cuma memang ada beberapa dari importirnya tidak paham aturan kita, sehingga kami coba komunikasikan lebih baik lagi ke depan,” tandas Gatot.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani membantah bahwa pihaknya mengambil langkah maupun tindakan setelah kasus atau masalah mengemuka hingga akhirnya viral dan diperbincangkan di media sosial.
Baca Juga
Bela Diri, Bos Bea Cukai Bantah Baru Bertindak Setelah Kasus Viral
"Tidak ada itu. Semua kita jalan," ucap Askolani saat ditemui di Gudang DHL Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (29/4/2024).
Adapun diketahui sebelumnya, terdapat setidaknya tiga masalah yang tengah ramai diperbincangkan terkait Bea Cukai. Pertama, pengiriman sepatu yang dikenakan pajak bea masuk sebesar Rp 30 juta. Pengiriman robot jenis megatron yang sempat tertahan di Bea Cukai dan dikirimkan dalam kondisi kardus yang rusak. Terakhir adalah alat belajar untuk siswa sekolah luar biasa (SLB) yang merupakan hibah dari Korea Selatan.

