Harga Beras di Pasar Ciputat Naik Rp 2.000 per Kg
JAKARTA, Investortrust.id – Harga beras medium di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten pada akhir pekan lalu naik Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per kg dibandingkan pekan sebelumnya, dari Rp 9.000 menjadi Rp 10.000 sampai 11.000 per kg.
“Pertama-tama sih naik Rp 100 per kg, kemudian Rp 200. Kalau diglobalin per kilonya naik Rp 1.000 sampai Rp 2.000 dibandingkan minggu sebelumnya,” tutur Rohyatimah, pedagang di Pasar Ciputat, saat ditemui investortrust.id di lapaknya, Minggu (17/09/2023).
Tingginya harga beras, menurut Rohyatimah, membuat omzetnya turun. “Yang biasanya beli banyak pasti dikurangin, omzetnya berkurang sekitar 20%,” kata dia.
Pemilik Toko Beras Ciku itu mengungkapkan, kenaikan harga beras saat ini tidak wajar dibandingkan kenaikan-kenaikan yang terjadi sebelumnya. “Nggak wajar, naiknya terlalu tinggi,” tegas dia.
Di Pasar Cimanggis, Tangerang Selatan, Banten, harga beras medium juga naik rata-rata Rp 1.000 sampai Rp 2.000 per kg menjadi Rp 11.000. Padahal, sebelumnya beras medium dibandrol sekitar Rp 9.000.
“Biasanya Rp 9.000 sekarang udah Rp 11.000. Makanya para pembeli mengeluh,” ujar Risgi, pedagang beras di pasar tersebut kepada investortrust.id.
Winarsih, pedagang beras lainnya di Pasar Cimanggis, Tangerang Selatan mengatakan, harga beras yang mahal membuatnya kesulitan berjualan. “Jualan jadi susah. Pembeli nggak mau harga naik,” ucap dia.
Ia berharap harga beras kembali normal. “Harapan saya jangan naik, biasa aja gitu, biar pedagang dan pembeli sama-sama enak gitu,” kata dia.(CR-2)

