Apindo Minta Pemerintah Buat Kebijakan untuk Antisipasi Dampak Konflik Iran-Israel
JAKARTA, investportrust.id - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani meminta pemerintah melakukan sejumlah upaya, serta mengerahkan semua kebijakan untuk mengantisipasi dampak negatif konflik Iran dengan Israel terhadap perekonomian Indonesia.
"Untuk menciptakan stabilitas makro ekonomi, khususnya dalam mengendalikan pelemahan nilai tukar," ucap Shinta kepada investortrust.id, Jumat (19/4/2024).
Selain itu, Shinta juga menginginkan pemerintah menciptakan kepercayaan pasar baik dalam negeri maupun internasional, serta juga investor asing yang kuat terhadap iklim usaha dan investasi di Indonesia dalam jangka pendek.
Baca Juga
"Agar kondisi worst case scenario di atas yang masih sangat mungkin terjadi karena eskalasi konflik ini tidak semakin membebani potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia," ungkap Shinta.
Dampak buruk yang dimaksud Shinta dari peperangan Iran dengan Israel terhadap pemerintahan Indonesia di antaranya adalah stabilitas makro akan semakin terganggu bila konflik tereskalasi. Kemudian, terdapat risiko pelebaran defisit APBN karena peningkatan beban subsidi, dan pengeluaran sosial.
"Pemerintah juga akan kesulitan untuk menciptakan kecukupan devisa, dan menciptakan stabilitas moneter, sehingga terbuka kemungkinan adanya peningkatan rasio sovereign debt dan BI harus menaikkan suku bunga acuan sebagai upaya last resort dalam menciptakan stabilitas moneter," bebernya.
Baca Juga
Konflik Timur Tengah Bikin Rupiah Makin Merosot, Ekonom Paramadina Ingatkan Ini
"In turn, investasi, produktivitas usaha dan daya beli pasar akan semakin terhimpit dan tidak suportif terhadap pencapaian target pertumbuhan 5% di tahun ini," tandas Shinta.

