Apa ya Industri Pariwisata Indonesia Sudah Pulih? Ini Kata BPS
JAKARTA, investortrust.id – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan kondisi pariwisata sudah membaik. Kondisi itu tercermin pada tren kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang mendekati angka sebelum pandemi.
"Kalau dilihat dari tren data, pariwisata kita sudah pulih. Itu diindikasikan oleh data kunjungan wisman yang sudah mendekati sebelum pandemi," ucap Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS), Moh Edy Mahmud di kantor BPS Pusat, Jakarta, Jumat (01/12/2023).
Baca Juga
Pergerakan Wisnus Cenderung Naik, Wamenparekraf Sebut Ada Gairah Pariwisata Domestik
Data BPS menunjukkan, jumlah wisman sejak Januari hingga Oktober 2023 mencapai 9,49 juta kunjungan, melonjak 124,30% dibanding periode sama 2022. Jumlah ini melewati kunjungan wisman pada 2022 yang hanya mencapai 5,9 juta kunjungan.
Meski demikian, menurut Edy Mahmud, pencapaian ini berada di bawah kunjungan wisman Januari-Oktober 2019 atau masa sebelum pandemi Covid-19 yang mencapai 13,45 juta kunjungan.
Dia menjelaskan, pada 2019 jumlah kunjungan wisman mencapai 16,11 juta, naik 1,88% dibanding 2018 yang mencapai 15,81 juta kunjungan.
Edy menambahkan, data perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) juga sudah melampaui angka 2019. "Pergerakan wisnus sudah melewati jumlah sebelum pandemi," tutur dia.
Baca Juga
Bos InJourney Tekankan Hal Ini untuk Bangkitkan Industri Pariwisata Nasional
Edy Mahmud mengungkapkan, jumlah perjalanan wisnus pada Januari-Oktober 2023 mencapai 688,78 juta. Total perjalanan wisnus ini merupakan yang tertinggi selama lima tahun terakhir.
“Jumlah tersebut meningkat 11,99% dibandingkan periode sama 2022. Peningkatan juga lebih tinggi 16,79% dibandingkan kondisi sebelum pandemi Covid-19,” papar dia. (CR-7)

