Investor dari 11 Negara Tertarik di Proyek Smart City IKN
JAKARTA, investortrust.id – Puluhan perusahaan selaku calon investor dari 11 negara tertarik ikut investasi pembangunan kota pintar (smart city) di Ibu Kota Nusantara (IKN). Ada empat paket investasi yang ditawarkan oleh Otoritas IKN untuk proyek smart city tersebut.
Penawaran paket investasi smart city tersebut digelar pada “Market Briefing Smart City” di Jakarta, Senin (4/3/2024). Calon investor yang hadir, selain berasal dalam negeri juga dari sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Korea Selatan, Finlandia, China, Perancis, Jerman, Jepang, Belanda, Polandia, Swiss, dan Taiwan.
Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital OIKN, Mohammed Ali Berawi mengatakan, kegiatan ini dirancang untuk menyajikan rincian teknis dan skema pendanaan investasi yang akan mendukung transformasi Ibu Kota Nusantara menuju kota cerdas (smart city).
"Kami memahami kompleksitas dalam membangun smart city membutuhkan kekuatan kolaboratif yang besar. Kami ingin membuka potensi kolaborasi dalam mewujudkan smart city pada kesempatan kali ini," ujar Ali dalam keterangan resmi, Selasa (5/3/2024).
Ada empat paket investasi yang ditawarkan OIKN untuk proyek smart city, meliputi Pusat Kontrol Komando Terpadu, Pusat Data, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), serta Smart Poles (Tiang Pintar).
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, Agung Wicaksono menambahkan, investasi smart city bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang membentuk kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan termasuk menjaga kelestarian lingkungan di sekitarnya. Melalui kegiatan ini, harapannya para calon pemrakarsa investasi dapat melihat potensi besar dalam keempat paket investasi yang ditawarkan.
Sebanyak 36 perusahaan, baik lokal maupun internasional, termasuk dari Amerika Serikat, Korea Selatan, Finlandia, Republik Rakyat Tiongkok, Perancis, Jerman, Jepang, Belanda, Polandia, Swiss, dan Taiwan, menghadiri acara tersebut. Partisipasi perusahaan-perusahaan tersebut menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam investasi untuk mewujudkan visi smart city di Ibu Kota Nusantara.
Untuk memfasilitasi para calon investor, OIKN menawarkan berbagai skema investasi mulai dari Public Private Partnership Unsolicited, Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), sampai Business to Business (B2B).
"Melalui Market Briefing Smart City, kami mengajak para pemangku kepentingan untuk bersama-sama berkontribusi dalam mewujudkan Ibu Kota Nusantara sebagai kota cerdas yang berkualitas dan berdaya saing tinggi," tandas Agung.
Baca Juga
Wujudkan Visi Kota Pintar, Jokowi Groundbreaking Telkom Smart Office di IKN

