Okupansi Hotel Diprediksi Naik 10% selama Libur Lebaran
JAKARTA, investortrust.id - Lebaran menjadi menggembirakan bagi industri pariwisata. Tingkat keterisian (okupansi) hotel diproyeksikan meningkat 10% pada libur Lebaran 2024.
" Kita lihat dalam industri pariwisata tahun ini tingkat hunian hotel berpotensi naik sampai 10% pada libur Lebaran 2024, terbanyak H+2," kata Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Rizky Handayani di Jakarta, Senin (1/4/2024).
Kiki, sapaan akrab Rizky Handayani, menjelaskan bahwa peningkatan itu terjadi karena adanya lonjakan pergerakan masyarakat, serta penyedia akomodasi kian berbenah termasuk menyiapkan diskon dalam menjaring konsumen.
Baca Juga
Lebaran 2024, Kemenhub Prediksi Pergerakan Pemudik Jalur Udara 4 juta Orang
"Penyedia akomodasi meningkatkan dan memperbaiki fasilitas, serta menyiapkan paket diskon demi memberi pengalaman menginap terbaik pada tamu. Ini sangat menggairahkan baik calon wisatawan maupun industri itu sendiri," ujar dia seperti dilansir Antara.
Sementara dari sisi transportasi, Kiki mengatakan maskapai penerbangan pada musim Lebaran 2024 telah menyiapkan kapasitas kursi dengan total 6,72 juta untuk 16 hari masa Lebaran atau setara dengan menyiapkan 420,15 ribu kursi per hari dengan total pesawat 420 unit.
Sejumlah maskapai diakuinya pun telah mengajukan tambahan penerbangan internasional, di antaranya Citilink, AirAsia hingga Scoot.
Baca Juga
ASDP: Pergerakan Mudik Diprediksi Naik 15% Jadi 5,78 Juta Penumpang
Untuk angkutan darat, dia mengatakan Kemenparekraf telah mengeluarkan surat edaran Menparekraf untuk meningkatkan CHSE selama beroperasi.
Guna meningkatkan keselamatan dan keamanan selama berwisata, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk kesiapan lokasi parkir di destinasi wisata yang diproyeksikan meningkat, meliputi kawasan Sumatra Utara hingga Sumatra Barat.
