Okupansi Jaringan Hotel BUMN Melonjak saat Libur Natal 2023, Tertinggi di Bali
JAKARTA, investortrust.id -- PT Hotel Indonesia Group (HIG), holding operatorship yang ditunjuk menjadi perusahaan yang bertanggung jawab mengelola dan mengoperasikan jaringan hotel BUMN, mencatat peningkatan tingkat hunian atau okupansi jaringan hotel BUMN pada libur Natal 2023.
Saat ini, anak usaha PT Hotel Indonesia Natour (HIN) itu telah mengoperasikan 36 properti yang terdiri atas 34 hotel, satu convention center dan satu lembaga pendidikan yang tersebar di Indonesia dengan 4.736 kamar.
"Peningkatan tingkat hunian hotel jaringan HIG selama periode libur Natal 2023 menunjukkan hotel ini menjadi pilihan akomodasi wisatawan di manapun berada," kata Direktur Utama HIG Rizal Kasim dalam keterangan di Jakarta, Rabu (27/12/2023).
HIG mencatat terdapat pertumbuhan jumlah tingkat hunian pada puncak arus mudik libur Natal 2023 dibandingkan dengan libur Natal 2022.
"Pertumbuhan ini kondisi yang menggembirakan di tengah upaya recovery kinerja operasional dan keuangan HIG," kata Rizal Kasim.
Baca Juga
Garuda Group Layani 71 Ribu Penumpang saat Puncak Libur Nataru
Rizal menambahkan, pihaknya telah mengantisipasi lonjakan tingkat hunian ini dengan berbagai persiapan, diantaranya persiapan manning, pelayanan terbaik sentuhan nuansa Indonesia di setiap touch point, persiapan ketersediaan bahan baku makanan dan amenities, serta berbagai promo menarik periode Natal & Tahun Baru 2024.
Pada libur Natal 2023, hotel wilayah Bali mencatatkan okupansi tertinggi dibandingkan hotel jaringan HIG di wilayah lainnya dengan rata-rata okupansi mencapai 83%, menjadikannya sebagai destinasi favorit masyarakat menghabiskan libur Natal.
Hal tersebut didukung dengan data PT Angkasa Pura I yang menunjukkan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menjadi bandara dengan trafik tertinggi dengan jumlah pergerakan penumpang terbanyak yakni mencapai 261.559 penumpang.
Selama periode libur Natal sepanjang 22-26 Desember 2023, hotel jaringan HIG wilayah Bali dengan tingkat hunian tertinggi yaitu Truntum Kuta dan Inna Sindhu Beach sebesar 98%, selanjutnya yaitu Merusaka Nusa Dua dengan tingkat hunian sebesar 90%. Hotel milik HIPRO ini menunjukkan peningkatan kinerja selama periode Natal 2023.
Baca Juga
Okupansi 120%, KAI Berangkatkan 1,4 Juta Penumpang pada Libur Nataru
Posisi tingkat hunian tertinggi kedua yaitu pada wilayah Jawa dengan rata-rata tingkat hunian sebesar 825%, dengan okupansi tertinggi yaitu Khas Tugu Yogyakarta dan Lafayette Boutique Hotel Yogyakarta dengan okupansi sebesar 99%. Tingkat hunian ini mengalami peningkatan sebesar 5-7 persen dibandingkan libur Natal tahun 2022.
Selanjutnya, tingkat hunian tertinggi yaitu Khas Malioboro Yogyakarta sebesar 97%. Tingkat hunian hotel ini juga mengalami peningkatan sekitar 5% dibandingkan libur Natal 2022.
Wilayah tertinggi selanjutnya Nusa Tenggara dengan tingkat hunian tertinggi yaitu Hotel Merumatta Senggigi Lombok sebesar 82%.
Tingkat hunian Hotel bintang lima yang terletak di Tanjung Senggigi ini mengalami peningkatan signifikan sebesar 32% dibandingkan periode Natal 2022.
Baca Juga
Pelindo Layani 994.866 Pemudik Sejak H-15 Libur Nataru, Naik 10,76%
Hal serupa juga terjadi di hotel wilayah Kalimantan dan wilayah Sulawesi dengan tingkat hunian tertinggi hotel Cordia Banjarmasin sebesar 78%.
Tingkat hunian hotel milik PT Angkasa Pura I ini tumbuh sebesar 44% dibanding periode Natal 2022, hal ini menunjukkan peningkatan trafik wisatawan di Kalimantan dan Sulawesi.
Sementara itu, tingkat okupansi hotel di wilayah Sumatera pun mengalami peningkatan dengan tingkat hunian tertinggi yaitu Khas Parapat Hotel sebesar 97%.
Hotel bintang tiga milik HIPRO yang terletak di Parapat dengan pemandangan langsung ke Danau Toba ini menjadi pilihan pengunjung menghabiskan libur Natal 2023. Adapun hotel dengan tingkat hunian tertinggi selanjutnya yaitu Truntum Padang sebesar 71%.(Ant)
Baca Juga
ASDP: 241.057 Orang Seberangi Ketapang – Gilimanuk Sejak H-7 Libur Nataru

