Ekspor Makanan Minuman Capai US$ 3,38 Juta Hingga Agustus 2023
JAKARTA, investortrust.id - Nilai ekspor di sektor makanan dan minuman Indonesia mencapai US$ 3,38 juta selama periode Januari hingga Agustus 2023. Produk pangan yang menjadi unggulan hingga saat ini diantaranya adalah bahan makanan siap masak, udang, waffle, wafer, pasta, biskuit, seafood, ekstrak kopi, tuna, dan bumbu.
“Di Januari sampai Agustus nilai ekspornya juga masih cukup baik di tengah perlambatan ekonomi secara umum,” ucap Plh. Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Kementerian Perdagangan (Kemenag), Miftah Farid di Gedung Kemendag, Jakarta Pusat, Rabu (1/11/2023).
Baca Juga
Pemerintah Terbitkan Permen Soal Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam
Menurut Miftah, di ekspor Food and Beverage (FnB) selama 5 tahun terakhir menunjukkan tren yang cukup baik, dengan pertumbuhan ekspor FnB saat ini hampir mencapai 8% per tahun.
“Ini menunjukkan bahwa setelah melewati masa pandemitapi ekspor kita bagus. Ini juga menunjukkan Indonesia mempunyai kapasitas supply produk FnB ke pasar internasional,” tambahnya.
Lebih lanjut, Miftah mengatakan, target pasar ekspor untuk sektor makanan dan minuman tidak hanya Amerika Serikat, tapi juga negara-negara Asia lainnya, seperti Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, hingga Jepang.
“Saya kira ini tetangga kita semua, seharusnya kita bisa memanfaatkan potensi ini untuk meningkatkan ekspor nonmigas dari pengusaha sektor FnB,” tandas Miftah. (CR-9)

