Dorong Pembangunan Ekosistem EV, Menteri BUMN: Penting untuk Atasi Polusi Udara
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendukung penuh percepatan pembangunan ekosistem electric vehicle (EV) di Indonesia. Hal ini sangat dibutuhkan untuk mewujudkan net zero emission 2060.
Erick juga mengapresiasi PLN yang terus secara massif ikut mengembangkan ekosistem kendaraan hijau dari listrik hingga hidrogen di Indonesia.
Baca Juga
Anindya Bakrie Buka-bukaan soal Potensi Pasar Kendaraan Listrik yang Digarap VKTR
”Pasti kita perlu percepatan, makanya sejak tiga tahun yang lalu, saya sebagai Menteri BUMN mendorong pengembangan ekosistem EV, kendaraan motor maupun turunannya EV baterainya,” kata Erick dalam keterangannya, Rabu (21/2/2024).
Erick menyebut, transisi kendaraan dari bahan bakar minyak (BBM) ke listrik merupakan strategi paling efektif dalam menekan polusi udara. Maka dari itu pemerintah membuat sejumlah program, salah satunya adalah mengajak masyarakat untuk mengkonversi motor konvensional ke motor listrik.
Baca Juga
Erick: Wajar Pemerintah Intervensi Industri Kendaraan Listrik
”Tadi saya sudah sampaikan bahwa kalau kita ingin menekan polusi udara, yang paling paling efektif itu penggunaan motor mobil listrik ataupun bahan bakar yang bernuansa hijau, seperti bioetanol, hidrogen, dan lain-lain,” ujar Erick.
Menurutnya, PLN sebagai bagian dari BUMN juga telah berkomitmen untuk menghadirkan energi hijau sehingga kendaraan listrik akan semakin minim dalam mengeluarkan emisi karbon. ”PLN sudah punya komitmen memberikan solusi listrik hijau, jadi ini yang kita dorong,” terang Erick.

