Kembangkan IKN, Pemerintah telah Gelontorkan Dana APBN Rp 68,6 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Serapan dana pembangunan Ibu Kota Nusangara (IKN) dari APBN telah mencapai Rp 68,6 triliun hingga kini. Sedangkan progress pembangunan IKN batch (tahap) I telah mencapai 76% dan tahap II sudah mencapai 23%.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Negara atau IKN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danis H Sumadilaga mengatkan, progres batch (tahap) I IKN telah mencapai 76%. Sedangkan tahap II sebesar 23%.
Baca Juga
"Saat ini, Kementerian PUPR melalui Satgas pembangunan infrastruktur IKN sedang membangun sarana dan prasarana dasar guna menjunjung pembangunan IKN dengan total dana sampai saat ini kurang lebih Rp 68,6 triliun yang diserap dalam 89 paket pekerjaan konstruksi dengan progres batch I telah mencapai 76% dan batch II sebesar 23% yang terdiri dari pembangunan istana negara (jadi sudah 56% progres pembangunan istana negara)," ungkap Danis di Shangri-La Hotel, Jakarta Pusat, Senin (26/2/2024).
Kementerian PUPR mencatat penyerapan dana APBN dengan jumlah Rp 68,579 triliun untuk pengerjaan 89 paket, yaitu sebanyak 40 paket tahap I dengan total pagu sebanyak Rp 24,840 triliun dan 49 paket tahap II dengan total pagu sebesar Rp 43,738 triliun.
Baca Juga
OIKN Prediksi 4 Ribu ASN Pindah ke IKN Jelang 17 Agustus 2024
Berdasarkan data, pembangunan IKN diperkirakan memerlukan dana sebesar Rp 466,98 triliun. Dana tersebut bersumber dari APBN sebesar Rp 91 triliun atau sekitar 20% dari total kebutuhan investasi. Sementara sisanya diarahkan untuk skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) maupun investasi badan usaha murni yang berkisar 80% dari total kebutuhan investasi. (CR-3)

