Suparno Djasmin Terpilih Kembali Jadi President IMA Periode 2023–2026
JAKARTA, Investortrust.id - Indonesia Marketing Association, organisasi yang fokus pada aktivitas pengembangan pemasaran sebagai profesi, kembali memberikan amanah kepada Suparno Djasmin untuk mengemban tugas sebagai President IMA periode 2023-2026. Pemilihan ini digelar pada Musyawarah Nasional di Jakarta, Sabtu (14/10/2023).
Sebelumnya, Suparno Djasmin telah mengemban tugas sebagai President IMA untuk periode 2021-2023 berdasarkan hasil Munas IMA 2021 yang digelar secara hybrid di Jakarta pada 16 Oktober 2021 dan dihadiri sekitar 1.000 peserta dari anggota chapter IMA di seluruh Indonesia.
Munas IMA 2023 yang juga dilaksanakan secara hybrid digelar untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program-program IMA, memilih pemimpin baru dan menghimpun ide baru.
Baca Juga
Marketing Sales Optimistis Terpenuhi, Potensi Cuan Saham Ciputra (CTRA) Segini
Secara keseluruhan kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, terdiri dari pengurus IMA Pusat, 100 chapter IMA yang berjumlah 200 peserta, 20 UMKM terpilih IMA UMKM Award 2023 serta peserta secara virtual dari seluruh Indonesia lebih dari 700 orang.
President IMA periode 2023–2026, Suparno Djasmin mengucapkan terima kasih amanah yang kembali diberikan untuk 3 tahun ke depan. “IMA akan fokus pada pengembangan pemasaran yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Kolaborasi antar anggota IMA dilakukan untuk mewujudkan visi tersebut. Kami akan terus berkomitmen untuk mengembangkan IMA menjadi organisasi yang lebih berkontribusi nyata bagi kemajuan pemasaran di Indonesia,” kata Suparno.
Honorary Founding Chairman IMA, Hermawan Kartajaya menyebut President IMA terpilih telah membuat IMA mengalami banyak perkembangan, bukan hanya dalam jumlah chapter menjadi 100 dari sebelumnya 43 chapter, juga peningkatan jumlah anggota dari 1.196 menjadi lebih dari 5.824. Peningkatan juga terjadi pada jumlah Certified Professional Marketing (CPM) sebesar 22%, pembentukan UMKM Binaan IMA sebanyak 497, dan meningkatkan faktor keberlanjutan.
Baca Juga
Philip Kotler Kupas Entrepreneurial Marketing untuk Hasilkan Jiwa Marketing yang Profesional
“Kepemimpinan Pak Abong, (panggilan akrab Suparno Djasmin) kemudian menginspirasi sejumlah Korwil dan President Chapter aktif berkreasi dan berinovasi menjalankan roda organisasi. Jadi, tidaklah mengherankan kalau hampir semua chapter secara aklamasi meminta Pak Abong kembali menjadi President IMA. Selamat Pak Abong,” kata Hermawan Kartajaya.
Dalam sambutannya Hermawan juga menyampaikan triangle penting bagi kepengurusan IMA, “Ke depannya, harapan saya bahwa anggota IMA mengedepankan mindset entrepreneurship yang berfokus pada impact untuk people dan planet serta dapat membimbing Asia Council for Small Business (ACSB) bersama dengan United Nations Global Compact (UNGC) untuk terus memajukan UMKM berkelanjutan di Indonesia dan dunia,” ujar Hermawan.
Sementara itu, YWJunardy selaku Ketua Senat IMA menyampaikan, dalam perjalanannya di iindustri berkelanjutan lebih dari 15 tahun, ia melihat bagaimana keberlanjutan telah berkembang menjadi sebuah gerakan yang semakin kuat di Indonesia.
“Salah satu sektor yang paling penting untuk diberdayakan dalam rangka mewujudkan ekonomi berkelanjutan di Indonesia adalah UMKM. Penting untuk mendorong UMKM menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam berbisnis. Semoga, di bawah keberlanjutan kepemimpinan dari Pak Suparno Djasmin, IMA dapat meningkatkan kontribusi dalam ekonomi keberlanjutan, khususnya untuk sektor kemajuan UMKM,” ucapnya.
IMA adalah organisasi pemasaran yang didirikan di Jakarta dan terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta pada 20 Mei 1996. Sejak 3 September 2020, IMA menjadi Perkumpulan Berbadan Hukum dan telah terdaftar di Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM serta menjadi bagian dari World Marketing Association (WMA).
IMA diinisiasi oleh pakar marketing yang juga Honorary Founding Chairman IMA serta Founder & Chairman MarkPlusInc, Hermawan Kartajaya.

