GOTO, TikTok, dan UGM Dirikan Pusat Teknologi
JAKARTA, Investortrust.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), TikTok, dan Universitas Gadjah Mada (UGM) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk mendirikan GoTo x TikTok x UGM Technology Center. Pusat Teknologi ini merupakan pusat pengembangan talenta digital di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM.
Dengan kerja sama tersebut, Grup GoTo bersama TikTok akan menjadi perusahaan pertama yang berkolaborasi dengan UGM dalam membuka pusat pengembangan talenta digital lokal Indonesia.
Rencana pembukaan GoTo x TikTok x UGM Technology Center bertujuan memprioritaskan rekrutmen dan pengembangan talenta digital dalam negeri, di tengah kebutuhan akan talenta digital yang semakin tinggi.
Baca Juga
Soal Bisa Transaksi di TikTok Shop, Mendag Zulhas: Nanti Kita Audit
Selain dari pengembangan talenta digital yang akan direkrut oleh Grup GoTo dan TikTok dalam beberapa tahun ke depan, technology center juga dipercaya mampu melahirkan pebisnis baru di sektor ekonomi digital lainnya di Indonesia.
“Bersama-sama, Grup GoTo dan TikTok memiliki komitmen teguh untuk memberdayakan sumber daya manusia di sektor digital Indonesia agar dapat semakin berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi digital dalam negeri,” ungkap Chief Technology Officer Grup GoTo Herman Widjaja yang dikutip pada Sabtu (16/12/2023).
GIK hadir sebagai pusat inovasi dan kreasi UGM dengan fokus pada riset dan inovasi. Kehadiran GIK ditujukan mendorong aktivitas belajar-mengajar mahasiswa dengan berkolaborasi bersama pemerintah dan pelaku usaha.
Grup GoTo dan TikTok berencana membuka GoTo x TikTok x UGM Technology Center di GIK UGM bersamaan dengan penyelesaian pembangunan GIK UGM pada Februari 2024.
Di lokasi seluas 914 m2 tersebut, Grup GoTo dan TikTok akan membuka area kerja kolaboratif dan fasilitas pendukung pendidikan, penelitian, dan pengembangan.
Baca Juga
“Langkah ini merupakan bagian dari rekrutmen talenta digital yang telah sebelumnya dilakukan oleh Grup GoTo di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Sekaligus komitmen jangka panjang, membuka pusat pengembangan talenta digital di berbagai tempat di Tanah Air,” tambah Herman.
Menurut Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi UGM Arief Setiawan Budi Nugroho, kolaborasi tersebut jadi bagian dari komitmen menghadirkan talenta digital yang inovatif, kreatif, dan kompetitif. Tujuannya, memajukan sektor ekonomi digital di Indonesia.
Sebagai ekosistem digital terbesar Indonesia yang berkontribusi 2,2% terhadap produk domestik bruto (PDB) 2022, GoTo mempertegas posisinya sebagai emiten terdepan di sektor teknologi nasional.
Meski pernah melakukan sejumlah pengurangan tenaga kerja, tahun lalu GoTo mencatat jumlah karyawan berbasis di Indonesia mencapai 75% dari total sumber daya manusianya. Sedangkan TikTok memiliki hampir 2.000 karyawan tetap berbasis di Indonesia pada 2023.
“Ini menjadi langkah pertama bagi bekerja sama dengan dunia pendidikan untuk memberikan manfaat optimal agar dapat berkontribusi lebih jauh kepada kemajuan sektor teknologi di Indonesia,” tutup Direktur Eksekutif, E-Commerce, TikTok Indonesia Stephanie Susilo. (CR-10)
