CORE: Serangan Iran ke Israel akan Pengaruhi Harga Minyak Dunia
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal menyebutkan, serangan Iran terhadap Israel pada Minggu pagi (14/4/2024) akan berpengaruh pada harga minyak bumi di dunia.
Pasalnya, menurut Faisal, Iran merupakan salah satu negara yang menjadi produsen minyak bumi paling besar di dunia. Serangan oleh Iran dikhawatirkan akan menimbulkan dampak serangan balasan kembali oleh Israel, yang bisa mengganggu stabilitas produksi minyak di Negeri Ayatullah tersebut.
“Nah ini juga bisa mendorong eskalasi harga minyak dunia hingga di atas US$ 100 per barel,” ucap Faisal kepada investortrust.id, Minggu (14/4/2024).
Jika harga minyak bumi di dunia terkerek akibat perang Iran dan Israel, maka hal tersebut diprediksi akan memicu terjadinya inflasi di dalam negeri.
“Dan inflasi ini kemudian akan ada dampaknya terhadap yang disebut imported inflation yang bisa masuk ke dalam negeri,” terangnya.
Baca Juga
Faisal pun menilai perang yang dilakukan Iran akan berpengaruh dari sisi energi yang dimilikinya. Kondisi ini berbeda dengan perang antara Ukraina dan Rusia yang memiliki dampak dari sisi pangan dunia.
“Satu-satunya yang bisa mengganggu adalah faktor energinya, karena Iran bukan pemasok pangan dunia, sebagaimana Ukraina dan Rusia,” tandas Faisal.
Adapun diketahui, Juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan Iran telah menyerang Israel dengan menggunakan lebih dari 300 rudal dan drone, namun 99% di antaranya berhasil dicegat.

