Mengulik Alasan Blibli (BELI) Terapkan AI untuk Kegiatan Operasional
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai upaya untuk mengoptimalkan kegiatan operasional logistik, PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) resmi mengadopsi teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). BELI merupakan perusahaan pengelola aplikasi belanja daring, Blibli.com
Head of Business Process Transformation Blibli, Azizah Purwitasari mengatakan, pihaknya berkomitmen mengintegrasikan keberlanjutan dalam semua aspek bisnis. Karena, pemanfaatan AI ini beperan untuk memprediksi kebutuhan stok, rekomendasi kebutuhan yang terpersonalisasi, selain itu integrasi AI juga memungkinkan transformasi kegiatan logistik yang lebih signifikan seperti identifikasi dan solusi masalah secara real time.
“Implementasi dari teknologi AI kami gunakan untuk meningkatkan efisiensi operasional, memberikan pengalaman pelanggan yang lebih unggul, dan menjadi yang terdepan dalam inovasi di industri e-commerce,” kata Azizah, dalam keterangan resminya, Sabtu (18/11/2023).
Langkah yang diambil Blibli ini, lanjutnya, menandai penguatan komitmen perseroan untuk terus menjadi ekosistem perdagangan omnichannel yang relevan dengan kebutuhan pelanggan, sejalan dengan konsistensi dalam menjamin kepuasan pelanggan.
Baca Juga
Gencar Buka Gerai Fisik, Blibli (BELI) Harap BEP Maksimal 9 Bulan
“Selain itu, Blibli juga mengintegrasikan AI sebagai bagian dari komitmen terhadao prinsip-prinsip lingkungan, sosial dan tata kelola perusahaan (environmental, social and governance/ESG),” ungkap Azizah.
Terdapat lima solusi berbasis AI yang dihadirkan di jaringan gudang Blibli, yaitu menghemat waktu untuk efisiensi operasional, mengurangi biaya kemasan, membantu pihak gudang mengurangi kesalahan dalam proses packing produk, mengurangi risiko air gap packing, serta meningkatkan dukungan terhadap nilai-nilai ESG.
“Saat ini manfaat AI dalam sistem logistik sudah semakin terukur berkat peningkatan adoption rate dan pengurangan packaging cost yang signifikan. Tentunya evaluasi dan analisis masih akan terus dilakukan untuk mengoptimalkan implementasi, memastikan efisiensi, dan meningkatkan manfaat secara keseluruhan,” pungkasnya. (CR-13)
Baca Juga
TikTok Shop Akan Buka Lagi, Gandeng Platform e-Commerce Lokal
