Dorong Daya Saing Perusahaan, ILUNI PPIM FEB UI Akan Gelar Indonesia Management Summit 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Ikatan Alumni Program Pascasarjana Ilmu Manajemen (ILUNI PPIM) FEB Universitas Indonesia (UI) akan menggelar Indonesia Management Summit (IMS) 2026 pada sekitar Desember 2026.
Forum ini ditujukan untuk mendorong peningkatan daya saing perusahaan, produktivitas, serta ketahanan ekonomi nasional melalui penguatan praktik manajemen dan kepemimpinan.
Mengusung tema Micro Excellence, National Resilience, IMS 2026 akan mempertemukan sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, regulator, pemimpin bisnis, investor, akademisi, hingga komunitas profesional.
Chair ILUNI PPIM FEB UI, Soebowo Musa mengatakan, penyelenggaraan IMS 2026 dilandasi keyakinan bahwa ketahanan nasional perlu dibangun melalui keunggulan di tingkat perusahaan, institusi, dan sumber daya manusia.
Menurutnya, Indonesia memiliki potensi ekonomi yang besar. Namun, potensi tersebut perlu diterjemahkan menjadi peningkatan produktivitas, investasi berkualitas, daya saing perusahaan, inovasi berkelanjutan, serta kepemimpinan yang mampu mengeksekusi strategi dan mentransformasi organisasi.
“Melalui tema Micro Excellence, National Resilience, IMS 2026 ingin menjembatani arah kebijakan nasional dengan realitas eksekusi di dunia usaha,” tandas Musa, dikutip pada Jumat (6/11/2026).
Diharapkan bisa beri rekomendasi strategis lintas sektor
Ia menjelaskan, IMS 2026 tidak hanya menjadi forum pertukaran gagasan, tetapi juga diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis, kolaborasi lintas sektor, serta agenda aksi yang konkret untuk mendorong kemajuan dunia usaha dan perekonomian nasional.
Selain konferensi, IMS 2026 juga akan menghadirkan Indonesia Management Awards 2026, sebagai upaya mengapresiasi kepemimpinan, keunggulan manajemen, serta kontribusi nyata perusahaan dan organisasi dalam menciptakan nilai berkelanjutan.
Vice Chairperson ILUNI PPIM FEB UI Mira Maulida mengatakan, penghargaan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian individu maupun organisasi. Penghargaan ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya budaya keunggulan, integritas, inovasi, dan kepemimpinan transformatif di Indonesia.
Menurutnya, praktik manajemen yang unggul perlu mendapatkan apresiasi sekaligus menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk terus melakukan transformasi dan inovasi.
Lebih lanjut, Mira menilai peningkatan daya saing Indonesia membutuhkan kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan dunia usaha. Selain itu, diperlukan alokasi modal yang produktif, transformasi digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) yang mampu menciptakan nilai tambah, serta kepemimpinan yang mengedepankan tata kelola dan keberlanjutan.
Ia berharap, penyelenggaraan IMS 2026 dapat menghasilkan gagasan strategis, rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti, serta kemitraan lintas sektor yang mendukung penguatan ekosistem manajemen di Indonesia.
“IMS 2026 dan Indonesia Management Awards 2026 merupakan bagian dari aspirasi yang sama, yaitu membangun ekosistem manajemen Indonesia yang lebih unggul, kompetitif, inovatif, dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang,” pungkas Mira.
