NTT DATA Tambah Kapasitas Data Center Jakarta 12 MW untuk Kebutuhan AI
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - NTT DATA meresmikan Jakarta 2 Annex Data Center (JKT2A) dengan kapasitas IT sebesar 12 megawatt (MW) di Jakarta. Fasilitas ini sekaligus memperkuat infrastruktur digital perusahaan untuk memenuhi peningkatan kebutuhan cloud, kecerdasan buatan (AI), dan transformasi digital di Indonesia.
JKT2A berada di kawasan NTT Global Data Centers dan terhubung langsung dengan fasilitas Jakarta 2 (JKT2). Lokasi tersebut menjadi salah satu pusat konektivitas di Jakarta yang telah menampung lebih dari 240 penyedia jaringan, JKT-IX, layanan cloud, dan koneksi kabel bawah laut.
Managing Director Japan and APAC NTT Global Data Centers, Yasuhiro Kajiki mengatakan JKT2A memperluas kapasitas sekaligus memperkuat konektivitas antarfasilitas data center. “Dengan memperluas kapasitas dan menghubungkan fasilitas-fasilitas kami melalui APN Connect, kami membangun platform data center yang lebih terintegrasi dan tangguh,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (3/10/2026).
Bersamaan dengan peresmian JKT2A, NTT DATA juga meluncurkan APN Connect, layanan konektivitas berbasis teknologi All-Photonics Network (APN) pertama di Indonesia. Layanan ini dikembangkan melalui teknologi Innovative Optical and Wireless Network (IOWN) yang menghubungkan JKT2/JKT2A dengan JKT3 yang berjarak sekitar 35 kilometer.
Baca Juga
Data Center Cikarang Full Booked! NeutraDC Siapkan Ekspansi Besar-besaran
Secara sederhana APN Connect menyediakan konektivitas berkapasitas tinggi dengan latensi rendah untuk mendukung sinkronisasi data secara real-time. Teknologi ini dapat dimanfaatkan untuk pemulihan bencana, replikasi data, dan operasional beberapa data center secara terintegrasi.
Konektivitas antardata center
Sementara itu JKT2A dilengkapi sistem kelistrikan dengan dual power substations, arsitektur 2N UPS, serta generator cadangan N+1. Fasilitas ini juga memiliki sistem pendingin berkonfigurasi N+1 dan N+2, konektivitas carrier-neutral, serta desain bersertifikasi Tier III.
President and Chairperson IOWN Global Forum sekaligus Chief Executive Fellow NTT Inc., Katsuhiko Kawazoe mengatakan konektivitas antardata center semakin penting untuk memperkuat ketahanan infrastruktur digital.
“Tidak ada satu data center pun yang bisa berdiri sendiri lagi. Kita harus menghubungkan beberapa data center agar dapat beroperasi sebagai satu kesatuan, saling mendukung, dan memperkuat ketahanan,” jelasnya.
Di sisi lain, Kajiki menyebut Indonesia menjadi salah satu pasar penting bagi pengembangan bisnis data center NTT DATA. Perusahaan asal Jepang itu pun telah menjalankan bisnis di Indonesia selama 52 tahun dan memiliki lebih dari 2.000 karyawan dengan investasi lebih dari US$ 500 juta.
"Kebutuhan data center kini semakin dipengaruhi perkembangan AI yang mendorong permintaan kapasitas lebih besar dan waktu pembangunan lebih cepat. NTT DATA akan terus berinvestasi di Indonesia dengan mengembangkan infrastruktur digital serta memperkuat ekosistem lokal," tutup Kajiki.
