Tencent dan Pemerintah Perkuat Kerja Sama Industri Kreatif Indonesia
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Tencent dan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif memperkuat kerja sama pengembangan industri kreatif dan digital melalui penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (memorandum of understanding/MoU) dalam World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta. Kerja sama ini membuka peluang pengembangan kekayaan intelektual lokal serta perluasan pasar bagi talenta kreatif Indonesia.
Sejalan dengan kerja sama tersebut, WeTV Indonesia, platform hiburan digital milik Tencent, meningkatkan kontribusinya terhadap industri kreatif nasional melalui produksi serial lokal dan pengembangan kekayaan intelektual atau intellectual property (IP). Selama 6 tahun beroperasi di Indonesia, platform tersebut telah memproduksi lebih dari 57 serial original lokal dengan melibatkan lebih dari 10.000 kru dan talenta kreatif.
Country Head WeTV Indonesia Febriamy Hutapea mengatakan, investasi dalam konten lokal tidak hanya bertujuan menghadirkan tayangan berkualitas, tetapi membangun industri kreatif berkelanjutan.
Baca Juga
GoTo-Tencent Cloud Tuntaskan Migrasi Layanan Digital Raksasa di Indonesia
“Setiap produksi melibatkan begitu banyak talenta, pekerja kreatif, dan sektor pendukung yang turut merasakan dampak ekonominya. Inilah kontribusi yang ingin terus kami dorong, sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi cerita dan talenta Indonesia untuk berkembang,” ujar Febriamy dalam keterangannya, Senin (2/11/2026).
Kontribusi tersebut tidak hanya memperkaya pilihan hiburan digital, tetapi menciptakan aktivitas ekonomi di luar industri perfilman dan televisi. Produksi sebuah serial melibatkan berbagai profesi dan sektor usaha yang saling terhubung, mulai dari penulis naskah, sutradara, aktor, kru produksi, hingga pekerja pascaproduksi.
Kegiatan produksi juga membutuhkan dukungan sektor lain, seperti penyewaan lokasi, transportasi, akomodasi, katering, tata busana, hingga berbagai layanan kreatif. Keterlibatan banyak sektor tersebut menciptakan efek berganda atau multiplier effect yang menggerakkan aktivitas ekonomi, membuka lapangan kerja, serta memberikan peluang usaha bagi pelaku industri pendukung.
Mengembangkan IP Lokal ke Pasar Global
Selain memperluas produksi serial, WeTV juga mendorong pengembangan IP lokal yang memiliki potensi menjangkau audiens internasional. Strategi tersebut dijalankan melalui kolaborasi dengan rumah produksi dan kreator Indonesia untuk menghasilkan cerita yang relevan dengan masyarakat sekaligus memiliki daya saing di pasar hiburan digital global.
Pengembangan IP menjadi salah satu bagian penting dalam industri kreatif karena sebuah karya dapat memiliki nilai ekonomi yang melampaui penayangan awal. Cerita dan karakter yang dikembangkan dapat membuka peluang untuk berbagai bentuk pemanfaatan komersial, termasuk adaptasi, distribusi lintas negara, dan pengembangan format hiburan lainnya.
Penguatan IP membuka kesempatan bagi kreator lokal untuk memiliki posisi lebih besar dalam rantai nilai industri hiburan. Indonesia tidak hanya menjadi pasar bagi konten internasional, tetapi juga berpeluang menjadi produsen cerita yang dapat dinikmati penonton di berbagai negara.
Febri mengatakan, WeTV menyatakan akan melanjutkan kolaborasi dengan rumah produksi, kreator, dan berbagai pelaku industri untuk memperluas pengembangan konten serta membuka peluang distribusi yang lebih besar.
Perluasan akses distribusi menjadi bagian lain dari strategi tersebut. WeTV telah membangun kemitraan melalui lebih dari 50 kanal distribusi bersama mitra telekomunikasi, penyedia layanan internet, perusahaan e-commerce, serta penyedia layanan pembayaran.
Jaringan kemitraan tersebut membantu memperluas akses masyarakat terhadap hiburan digital. Konten lokal dapat menjangkau penonton yang lebih beragam, termasuk masyarakat di luar kota-kota besar yang memiliki akses berbeda terhadap layanan hiburan.
Baca Juga
Melalui platform WeTV dan jaringan Tencent, serial serta karya kreatif Indonesia juga memiliki kesempatan untuk diperkenalkan kepada audiens internasional. Jangkauan distribusi menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan potensi komersial sebuah karya dan memperluas pengenalan cerita Indonesia di luar negeri.
Febriamy mengatakan, 6 tahun pertama perjalanan WeTV di Indonesia telah menjadi fondasi bagi pengembangan bisnis dan kontribusi perusahaan terhadap industri kreatif nasional. “Ke depan, kami ingin terus menghadirkan cerita lokal yang kuat, membuka lebih banyak peluang bagi talenta kreatif, dan mendorong IP Indonesia untuk menjangkau pasar global,” kata Febriamy.
Dia menilai kolaborasi antara pelaku industri, platform digital, dan pemerintah memiliki peran penting dalam memperkuat daya saing industri kreatif Indonesia.
