Jelang Rapimnas 2026, Kadin Indonesia Umumkan Pemenang Lomba Foto UMKM
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-58 sekaligus menjelang pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2026, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengumumkan para pemenang Lomba Foto UMKM. Ajang fotografi ini diselenggarakan sebagai salah satu rangkaian kegiatan yang selaras dengan tema utama Rapimnas tahun ini, yakni "Ekonomi kerakyatan untuk Indonesia Mendunia: UMKM Naik Kelas, Ekonomi Berkualitas".
Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin Indonesia, Taufan Eko Nugroho Rotorasiko, menjelaskan bahwa konsep ekonomi kerakyatan sangat berkaitan erat dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini terbukti menjadi tulang punggung perekonomian bangsa Indonesia.
“Kami ingin pengembangan UMKM nasional terus digerakkan, menjadi salah satu agenda prioritas guna mewujudkan visi Indonesia Emas dan juga target pertumbuhan ekonomi yang telah ditetapkan. Tentu kami dari dunia usaha sangat antusias atas hal ini dan siap bergerak bersama seluruh pihak, utamanya dengan para pelaku UMKM dan masyarakat memajukan UMKM dan perekonomian,” ungkap Taufan.
Taufan menambahkan bahwa saat ini terdapat sejumlah tantangan UMKM ke depan yang harus diatasi bersama. Tantangan tersebut mencakup aspek inovasi dan teknologi, literasi digital, produktivitas, legalitas atau perizinan, pembiayaan, perluasan pasar, sumber daya manusia, standardisasi dan sertifikasi, pemerataan pembinaan, pelatihan, fasilitasi, hingga pengelolaan basis data tunggal.
Dalam gelaran Rapimnas mendatang, Kadin Indonesia bersama pemerintah akan mengusung semangat Indonesia Incorporated untuk membahas langkah penanganan secara lebih mendalam. Langkah ini bertujuan untuk mendapatkan solusi terbaik guna mendorong peningkatan kinerja UMKM nasional melalui strategi dan kebijakan yang tepat.
“Kadin akan merumuskan rekomendasi yang akan disampaikan secara formal kepada pemerintah. Kami harap UMKM nasional naik kelas dan semakin berkualitas, juga tercipta pelaku-pelaku ekonomi baru,” jelas Taufan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelaksana Lomba Foto UMKM HUT Ke-58 Kadin Indonesia, Yuliandre Darwis, menyampaikan bahwa kegiatan lomba ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi terhadap para pelaku UMKM yang berperan aktif sebagai penggerak ekonomi rakyat.
Baca Juga
2 Tahun Prabowo, Kadin Soroti Kesiapan Dunia Usaha Hadapi Perubahan Ekonomi
“Kami ingin menampilkan potret UMKM secara nyata, bagaimana mereka berinovasi, memproduksi, hingga berdampak terhadap kehidupan sosial ekonomi,” kata Yuliandre yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Tetap Kemitraan Kelembagaan Nasional Bidang Organisasi Kadin Indonesia.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Kadin Indonesia berupaya melibatkan kreativitas anak bangsa sekaligus membuka ruang partisipasi publik untuk memaknai peran penting UMKM sebagai pelaku penggerak ekonomi nasional. Dari total 532 karya yang dikirimkan oleh para peserta dari berbagai daerah, panitia telah memilih 10 finalis terbaik.
Lima peserta dengan karya foto UMKM terbaik berhasil membawa pulang hadiah uang tunai, yaitu Juara 1 Adhi Wicaksono dari Depok Jawa Barat mendapatkan Rp10 juta, Juara 2 Ganjar Mustika dari Bandung Jawa Barat menerima Rp5 juta, Juara 3 Gholib dari Semarang Jawa Tengah memperoleh Rp3 juta, Juara 4 Prima Dwi Nanda dari Klaten Jawa Tengah mengantongi Rp2 juta, serta Juara 5 Erianto dari Jayapura Papua mendapatkan Rp1 juta. Selain hadiah uang tunai untuk lima pemenang utama, seluruh 10 finalis terbaik juga berhak menerima e-sertifikat penghargaan.
Lima finalis terbaik lainnya yang masuk dalam jajaran 10 besar adalah Fajar Hengki Wijaya dari Sidoarjo Jawa Timur, Jiyanto dari Grobogan Jawa Tengah, Heru Putranto dari Surabaya Jawa Timur, Sofyan Efendi dari Depok Jawa Barat, dan Joni Manurung dari Bandung Jawa Barat.
“Kami mengucapkan terima kasih untuk seluruh teman-teman yang telah berpartisipasi, menjadikan momentum perayaan HUT Ke-58 Kadin Indonesia dan Rapimnas Kadin semakin bermakna. Karya yang telah terpilih akan menjadi materi pendukung publikasi Kadin,” pungkas Yuliandre.
