BSI (BRIS) Bidik Volume Transaksi Rp 5 Triliun di 'BSI International Expo 2026'
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI (BRIS) membidik volume transaksi pada ajang BSI International Expo 2026 senilai Rp 5 triliun. Angka itu hampir dua kali lipat dari realisasi expo serupa tahun lalu yang mencapai Rp 2,8 triliun.
Menurut Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, penyelenggaraan acara BSI Expo tahun ini mengusung konsep yang lebih segar dan dekat dengan kebutuhan masyarakat. Melalui tema Go Local Go Global, BSI ingin memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap produk dalam negeri, sekaligus membuka peluang bagi merek lokal untuk berkembang di pasar internasional.
“Yang ingin kita capai adalah bagaimana produk-produk lokal punya ruang yang luas untuk bertransaksi, produk lokal bertemu dengan para konsumen-konsumennya, bertemu dengan mitra-mitra kolaborasinya, sehingga transaksi yang besar tadi itu tidak hanya berhenti di BSI International Expo,” ujar Anggoro, dalam Opening Ceremony BSI International Expo di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Baca Juga
Bank Syariah (BRIS) Rancang Rights Issue Jumbo, Permodalan Bisa Tembus Rp 64,41 Triliun pada 2027
Anggoro mengungkapkan, peningkatan preferensi masyarakat terhadap produk lokal menjadi momentum bagi segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan pelaku industri kreatif untuk memperluas skala usaha. Kualitas desain, inovasi, harga, serta aksesibilitas produk lokal yang semakin baik dinilai menjadi faktor pendorong minat konsumen.
”Kalau produk-produk lokal sudah kuat di rumah sendiri, maka produk-produk lokal akan punya kepercayaan diri untuk bisa menembus pasar global. Tapi bagaimana caranya? Ya kita dulu yang membuat produk lokal itu kuat. Kita dulu yang mengonsumsi, dan nantinya local champions ini bisa bersaing dengan global,” papar dia.
Bidik 65.000 Pengunjung dan Tebar Promo
BSI International Expo 2026 menghadirkan sekitar 400 tenant dan merek dari berbagai sektor. Hingga pukul 20.00 WIB pada hari pembukaan, jumlah pengunjung mencapai 12.000 orang. “Kami menargetkan 65.000 sampai dengan hari Minggu malam (25/10/2026),” ucap Anggoro.
Untuk memperluas daya tarik pengunjung, menurut Anggoro Eko Cahyo, BSI mengemas acara tahun ini melalui empat pilar utama, yaitu market, collaboration hub, fit and faith fashion, serta concert.
Pilar market, kata Anggoro, menghadirkan beragam produk dan layanan, mulai dari fesyen, perjalanan, kendaraan, emas, kebutuhan haji dan umrah, hingga gawai. Sementara collaboration hub menjadi ruang pertemuan bagi pelaku usaha dan komunitas untuk membangun kemitraan.
Baca Juga
Industri Halal Kian Prospektif, BSI (BRIS) Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
Lalu, fit and faith fashion menghadirkan aktivitas inspiratif, termasuk kajian. Sedangkan pilar concert menawarkan hiburan bagi pengunjung. “Pada akhirnya insyaallah ada sesuatu yang dibawa pulang dari masyarakat atau nasabah yang datang ke BSI Expo ini,” ujar Anggoro.
Untuk mendorong transaksi, BSI juga menghadirkan sejumlah penawaran selama expo berlangsung. Pengunjung dapat menikmati diskon hingga Rp 10 juta untuk layanan perjalanan haji dan umrah, serta cashback Rp 10 juta untuk pembelian kendaraan.
Selain itu tersedia cashback hingga Rp 5 juta untuk program pembiayaan rumah, serta program pembiayaan emas dengan hadiah emas seberat 1 gram sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
“Paling tidak kita mendorong transaksi dan juga dengan benefit-benefit yang memang sulit untuk ditolak,” tutur Anggoro.
