Jalin Bentuk Duta Keamanan Digital untuk Perluas Literasi Perempuan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin), bagian dari Danantara Indonesia, mengedukasi 100 perempuan di Kelurahan Susukan, Ciracas, Jakarta Timur, mengenai keamanan transaksi digital melalui program Gerakan Ibu Cek Dulu pada Jumat (16/10/2026).
Program yang bekerja sama dengan T.CARE tersebut menyasar perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ibu rumah tangga yang menjalankan usaha, kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta komunitas perempuan.
Melalui program ini, peserta mendapatkan edukasi untuk mengenali modus penipuan digital, melindungi data pribadi, mengamankan akun, serta menggunakan kanal pengaduan resmi ketika menghadapi dugaan penipuan.
VP Corporate Secretary Jalin Putu Agnia mengatakan, peningkatan penggunaan pembayaran digital perlu diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam mengenali dan mengantisipasi risiko transaksi.
“Sebagai penyelenggara infrastruktur sistem pembayaran nasional, Jalin ingin memastikan kemajuan teknologi pembayaran diimbangi dengan peningkatan literasi keamanan digital. Bagi perempuan pelaku UMKM, kemampuan ini penting untuk melindungi transaksi, keberlangsungan usaha, dan keuangan keluarga,” ujar Putu dalam siaran pers dikutip Minggu (18/10/2026).
Baca Juga
ISEF 2026 : Perempuan Penggerak Inovasi Ekosistem Rantai Nilai Halal
Menurutnya, risiko penipuan digital dapat muncul dalam berbagai bentuk, antara lain bukti pembayaran palsu, tautan yang mengatasnamakan penyedia layanan keuangan, dan permintaan kode one-time password (OTP).
Program ini dilaksanakan di tengah kesenjangan antara akses dan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, indeks inklusi keuangan Indonesia mencapai 93,61%, sedangkan indeks literasi keuangan sebesar 69,57%.
Dengan demikian, terdapat selisih 24,04 poin persentase antara kedua indeks tersebut.
Baca Juga
Sementara itu, Bank Indonesia mencatat volume transaksi pembayaran digital mencapai 6,11 miliar transaksi pada Agustus 2026, tumbuh 40,36% secara tahunan (year-on-year/yoy).
Untuk memperluas jangkauan edukasi, Jalin juga membentuk lebih dari 100 duta keamanan digital melalui program Digital Safety Ambassador Activation. Para duta tersebut akan mendapatkan perangkat edukasi berupa Digital Safety Toolkit dan pendampingan untuk menyebarkan pengetahuan keamanan transaksi digital kepada masyarakat.
Setiap duta ditargetkan mengedukasi sedikitnya lima orang. Dengan skema tersebut, program ini diharapkan dapat menjangkau 500 penerima manfaat tambahan di luar 100 peserta awal.
Jalin berharap Gerakan Ibu Cek Dulu dapat diperluas ke berbagai wilayah di Indonesia melalui kolaborasi dengan mitra lokal, terutama untuk meningkatkan pemahaman perempuan pelaku UMKM mengenai keamanan transaksi digital.
