KAI Properti Capai 98,95%, Pekerjaan di 188 Titik Pelintasan Berjalan
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — PT KA Properti Manajemen (KAI Properti) terus mengerjakan pembangunan fasilitas keselamatan di 190 titik pelintasan sebidang kereta api. Hingga 10 Oktober 2026, pekerjaan sipil telah berjalan di 188 lokasi atau mencapai 98,95% dari total titik yang masuk dalam program tersebut.
Di tengah proses pembangunan, KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu jalur pelintasan langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026. Pengoperasian dilakukan secara bertahap menyesuaikan kesiapan fasilitas di masing-masing lokasi.
Manager Corporate Communication KAI Properti, Bramantya Candrika menyatakan, pengoperasian sembilan gardu tersebut menjadi salah satu tahapan penyelesaian pembangunan fasilitas keselamatan di pelintasan sebidang.
Baca Juga
KAI Catat 67% Kecelakaan Perlintasan Kereta Terjadi di Titik Tak Dijaga
“Mulai beroperasinya sembilan gardu ini merupakan bagian dari tahapan penyelesaian pembangunan yang kami lakukan secara bertahap. Ketika fasilitas di masing-masing titik telah memenuhi kesiapan untuk digunakan, pengoperasian dapat dilakukan sehingga hasil pembangunan dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung pengamanan di pelintasan sebidang,” kata Bramantya dalam keterangannya, dikutip Sabtu (10/10/2026).
Sembilan gardu yang mulai beroperasi tersebar di wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta dan Daop 2 Bandung.
Di Daop 1 Jakarta, gardu yang dioperasikan meliputi JPL 124 dan JPL 126 lintas Lemahabang-Kedunggedeh, JPL 98 lintas Tambun-Cibitung, JPL 98 lintas Cisauk, serta JPL 156 lintas Tigaraksa-Cikoya.
Sementara itu, di Daop 2 Bandung, pengoperasian mencakup JPL 146 lintas Padalarang-Cimahi, JPL 340 lintas Padalarang-Cilame, JPL 263 lintas Sukatani-Plered, dan JPL 325 lintas Maswati-Sasaksaat.
Seiring penyelesaian pekerjaan sipil, pemasangan gardu modular dan fasilitas pendukung juga dilakukan secara bertahap.
Dikatakan Bramantya, penyelesaian setiap titik menyesuaikan kondisi dan kesiapan lokasi, termasuk pemasangan berbagai perlengkapan untuk mendukung kebutuhan pengamanan di pelintasan sebidang.
Selain pembangunan infrastruktur, penyiapan Petugas Jaga Lintasan (PJL) juga dilakukan secara paralel. Sebanyak 739 orang telah dinyatakan lulus sertifikasi kompetensi dan disiapkan untuk mendukung kebutuhan personel di titik-titik JPL.
Usulan kebutuhan dan penempatan personel dari masing-masing wilayah telah disampaikan kepada KAI untuk proses penyiapan lebih lanjut.
Baca Juga
KAI Properti Hadirkan Lapangan Padel Rp 6 M di Dekat Stasiun Juanda, Intip Fasilitasnya
Bramantya menyampaikan, kesiapan infrastruktur dan personel menjadi bagian yang saling melengkapi dalam mendukung pengoperasian fasilitas di lapangan.
“Pembangunan gardu dan penyiapan personel kami jalankan secara beriringan. Personel yang dibutuhkan telah melalui proses pembekalan dan sertifikasi kompetensi, sementara kebutuhan di masing-masing wilayah juga telah diusulkan. Dengan begitu, kesiapan fasilitas dapat diikuti dengan kesiapan personel sesuai kebutuhan di lapangan,” jelasnya.
KAI Properti berkomitmen untuk melanjutkan penyelesaian pembangunan di titik-titik JPL lainnya secara bertahap dengan memperhatikan kesiapan fasilitas dan kebutuhan masing-masing lokasi.
