Baru 12 Palang Terpasang, KAI Kejar Penyelesaian 190 Gardu Pelintasan
JAKARTA, investortrust.id – PT KA Manajemen Properti (KAI Properti) mempercepat penyelesaian pembangunan gardu di 190 titik Jalur Pelintasan Langsung (JPL) di berbagai wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. Hingga 16 Oktober 2026, pekerjaan sipil di seluruh titik tersebut telah memasuki tahap akhir, tetapi pemasangan palang kereta baru rampung di 12 titik.
Selain palang kereta, KAI Properti mencatat modular box telah terpasang di 96 titik dan rambu lalu lintas di 48 titik. Pemasangan berbagai fasilitas pendukung masih dilanjutkan agar gardu yang telah dibangun dapat segera beroperasi.
Manager Corporate Communication KAI Properti Bramantya Candrika mengatakan penyelesaian pekerjaan sipil di seluruh 190 titik menjadi dasar untuk mempercepat pemasangan fasilitas pendukung.
Baca Juga
"Pekerjaan sipil pada seluruh 190 titik telah memasuki tahap akhir. Saat ini kami melanjutkan penyelesaian modular box serta berbagai fasilitas pendukung lainnya agar semakin banyak gardu dapat segera digunakan," kata Bramantya dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2026).
Ia menjelaskan, penyelesaian dilakukan secara bertahap karena setiap lokasi memiliki tingkat kesiapan yang berbeda. Proses tersebut tetap memperhatikan kebutuhan operasional di lapangan.
Sejumlah gardu yang telah memenuhi persyaratan kesiapan mulai dioperasikan secara bertahap. Pada 9 Oktober 2026, sembilan gardu di wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta dan Daop 2 Bandung mulai beroperasi. Di Daop 1 Jakarta, gardu yang mulai beroperasi berada di JPL 124, JPL 126, dua titik JPL 98, serta JPL 156. Sementara itu, di Daop 2 Bandung, gardu yang mulai beroperasi meliputi JPL 146, JPL 340, JPL 263, dan JPL 325.
Pengoperasian kembali bertambah mulai 15 Oktober 2026. Di Daop 2 Bandung, gardu yang mulai beroperasi berada di JPL 259. Adapun di Daop 3 Cirebon, gardu yang mulai beroperasi berada di JPL 341 dan JPL 210.
KAI Properti juga menetapkan sejumlah lokasi sebagai prioritas penyelesaian. Di Daop 1 Jakarta, titik yang diprioritaskan meliputi JPL 126, JPL 169, KM 16+330, KM 16+710, KM 29+103, dan KM 29+880. Sementara itu, di Daop 2 Bandung, prioritas penyelesaian berada di JPL 202.
739 Calon Petugas Jaga
Selain pembangunan infrastruktur, KAI Properti menyiapkan personel untuk mendukung pengoperasian gardu. Petugas Jaga Lintasan (PJL) mulai menjalankan tugas di setiap titik yang telah beroperasi. Sebelumnya, sebanyak 739 calon PJL telah dinyatakan lulus sertifikasi kompetensi dan dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan personel di titik-titik JPL.
Baca Juga
Bramantya mengatakan penempatan petugas dilakukan berdasarkan kebutuhan masing-masing wilayah dan disesuaikan dengan kesiapan fasilitas yang akan dioperasikan. "Ketika gardu sudah siap dioperasikan, petugasnya juga harus siap menjalankan tugas. Karena itu, penyelesaian fasilitas dan penyiapan PJL kami jalankan secara beriringan," tutur Bramantya.
Menurut dia, kesiapan infrastruktur dan personel merupakan dua aspek yang berjalan bersamaan untuk mendukung pengamanan pelintasan sebidang.
KAI Properti terus mempercepat penyelesaian pembangunan gardu dan fasilitas pendukung di titik-titik lainnya agar semakin banyak gardu dapat beroperasi. Upaya ini menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap peningkatan keselamatan di pelintasan sebidang.
