James Riady Ungkap Alasan Sektor Kesehatan Kini Jadi 'Incaran' Utama Investor Global
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kadin Indonesia, James T. Riady menegaskan bahwa sektor kesehatan tidak lagi sekadar isu sosial, melainkan pilar strategis dalam menopang modal manusia (human capital), produktivitas, serta ketahanan ekonomi nasional. Kerja sama lintas batas negara di bidang kesehatan dinilai makin krusial di tengah tantangan ekonomi dan ketenagakerjaan global.
James menjelaskan bahwa arus modernisasi layanan kesehatan saat ini sangat bergantung pada integrasi dan diplomasi internasional. Isu-isu seperti industri farmasi, teknologi medis, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pada dasarnya beroperasi tanpa sekat negara.
"Biasanya kita berbincang mengenai perdagangan, investasi, geopolitik, industri, dan teknologi. Namun sesungguhnya, kesehatan secara sangat alami berada dalam perbincangan yang sama," ujar James saat memberikan sambutan dalam acara Kadin Monthly Economic Diplomatic Breakfast di Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Forum berkala tersebut mempertemukan jajaran pengurus Kadin, korps diplomatik negara-negara sahabat, serta pemangku kepentingan industri.
Baca Juga
Kadin Galang Dukungan Puluhan Dubes untuk Pencalonan Budi Gunadi Sadikin Jadi Dirjen WHO
Ia menambahkan bahwa sektor kesehatan kini mencakup mobilitas modal manusia, rantai pasok global, riset bersama, hingga pertukaran talenta. Oleh karena itu, Kadin Bidang Luar Negeri terus mendorong agar transformasi arsitektur kesehatan di dalam negeri terhubung erat dengan jaringan komunitas internasional.
Membahas lanskap perekonomian global, James menyoroti potensi krisis lapangan kerja di negara-negara berkembang. Dalam 15 tahun ke depan, diperkirakan ada sekitar 1,2 miliar angkatan kerja yang mencari lapangan pekerjaan, sementara ketersediaannya masih terbatas. Kondisi ini dinilai memicu berbagai tantangan sosial, ekonomi, hingga polarisasi politik global.
Di tengah situasi tersebut, kepemimpinan dan pendekatan transformatif di sektor kesehatan menjadi sangat penting. Menurut James, transformasi kesehatan Indonesia di bawah kepemimpinan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan perspektif baru. Latar belakang profesional di bidang teknologi, perbankan, dan BUMN dinilai mampu membawa pendekatan ekonomi yang terukur dalam membangun arsitektur kesehatan nasional.
"Latar belakang itulah yang memungkinkan beliau memandang layanan kesehatan secara luas dan mendalam, dari sudut pandang yang sangat unik," kata Pendiri Rumah Sakit Siloam tersebut.
