SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Buka Jalan Bisnis F&B RI ke Pasar Global
JAKARTA, investortrust.id – Pameran business-to-business (B2B) internasional sektor makanan dan minuman, SIAL Food & Drinks Indonesia 2026, akan kembali digelar pada 4-6 November 2026 di Hall B dan C, JIExpo Kemayoran, Jakarta. Kegiatan ini bisa membuka peluang bisnis food and beverage (F&B) merambah pasar global.
Pameran ini didukung Kementerian Perindustrian, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, dan Kementerian UMKM Republik Indonesia, SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 menjadi salah satu langkah untuk memperkuat koneksi perdagangan pangan internasional Indonesia. Pameran ini membuka peluang ekspansi bagi pelaku usaha lokal sekaligus menjadikan Indonesia sebagai pasar potensial bagi investasi dan perdagangan industri F&B internasional.
Baca Juga
Pre-Order iPhone 18 Pro Resmi Dibuka di Indonesia, Harganya Tembus Rp 58,99 Juta
SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 dirancang untuk menjembatani kebutuhan tersebut dengan memfasilitasi akses merek dan teknologi internasional ke pasar domestik. Pada saat yang sama, pameran ini mempertemukan produsen dan distributor nasional secara langsung dengan pembeli dari mancanegara.
Managing Director SIAL Network – ASEAN & India Henri Tan mengatakan, SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 berfokus menghadirkan pertemuan bisnis yang efektif dan memberikan dampak nyata bagi peserta.
"Fokus utama SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 adalah menghadirkan pertemuan bisnis yang efektif dan berdampak nyata bagi seluruh peserta. Lewat pameran ini, kami akan menghubungkan para pemasok dan produsen secara langsung dengan para pengambil keputusan serta pembeli berkualitas," ujar Henri.
Baca Juga
SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 merupakan bagian dari jaringan global SIAL Network, ekosistem pameran B2B F&B yang sejak 1964 telah menaungi lebih dari 17.000 peserta dan 700.000 pengunjung profesional dari 205 negara.
Dengan area pameran seluas 18.000 meter persegi di JIExpo Kemayoran, SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 akan menghadirkan lebih dari 500 merek peserta dari 13 negara/teritori. Ke-13 negara dan teritori tersebut meliputi Amerika Serikat, Arab Saudi, China, India, Italia, Korea Selatan, Malaysia, Mesir, Perancis, Taiwan, Thailand, Uni Emirat Arab, dan Vietnam.
