SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Hadir Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Perdagangan Pangan Dunia
JAKARTA, investortrust.id – Salon International de l'Alimentation (SIAL) resmi mengganti jaringan pameran pangan menjadi SIAL Food & Drinks Indonesia 2026. Perubahan ini bagian dari strategi untuk memperkuat posisi Indonesia.
Pembaruan identitas tersebut mempertegas integrasi SIAL Food & Drinks Indonesia ke dalam ekosistem global SIAL, sehingga membuka akses yang lebih luas terhadap perdagangan internasional, inovasi, investasi, serta kolaborasi bisnis lintas negara.
SIAL Food menilai bahwa Indonesia sebagai salah satu pasar pangan dengan pertumbuhan tercepat di Asia sekaligus gerbang penting perdagangan internasional. Oleh karena itu, Comexposium bersama Seven Event kembali menegaskan komitmen jangka panjang untuk mengembangkan Indonesia sebagai pusat pertemuan industri pangan internasional yang menghubungkan pelaku usaha nasional dengan pasar global.
Baca Juga
Biaya Energi hingga Bahan Baku Masih Jadi Tantangan Industri Makanan dan Minuman
Sebagai bagian dari SIAL Network, SIAL Food & Drinks Indonesia, kini menjadi platform bisnis yang mempertemukan produsen, distributor, importir, eksportir, retailer, pelaku food service, investor, hingga instansi pemerintah. Melalui jaringan internasional tersebut, peserta memiliki peluang lebih besar menjangkau buyer global, memperluas pasar ekspor, mengikuti perkembangan industri pangan dunia, serta membangun kemitraan bisnis internasional.
Managing Director SIAL Network-ASEAN & India Henri Tan mengatakan, perubahan identitas tersebut mencerminkan semakin pentingnya posisi Indonesia dalam industri pangan global. "SIAL Food & Drinks Indonesia bukan sekadar identitas baru, tetapi merupakan penguatan posisi Indonesia dalam jaringan global SIAL. Melalui integrasi yang lebih erat dengan ekosistem internasional, kami ingin menghadirkan platform bisnis yang semakin mampu menghubungkan pelaku industri Indonesia dengan peluang global, sekaligus membawa inovasi, investasi, dan pembeli internasional lebih dekat ke Indonesia," ujar Henri dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2026).
Baca Juga
IHSG Ditutup Berbalik Melemah 0,12%, Sebaliknya saham TMPO hingga JGLE Perkasa
Menurutnya, penguatan integrasi tersebut akan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi peserta pameran, pengunjung bisnis, dan mitra internasional melalui konektivitas global yang lebih kuat, akses pasar yang lebih luas, serta peluang kolaborasi lintas negara. SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 akan berlangsung pada 4-6 November 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran.
Sebagai bagian dari SIAL Network, pameran ini didukung jaringan internasional yang setiap tahun menghadirkan lebih dari 17.000 peserta pameran dan 700.000 pengunjung bisnis profesional dari 195 negara dan wilayah melalui portofolio 12 pameran internasional, termasuk SIAL Paris, SIAL China, SIAL Canada, SIAL India, Food & Drinks Malaysia by SIAL, dan SIAL Vietnam.
Di Indonesia, SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 akan menghadirkan peserta dari lebih dari 15 negara yang mencakup pasar utama di Tiongkok, Asia-Pasifik (APAC), Eropa, serta Timur Tengah dan Afrika (EMEA). Pameran ini juga akan menampilkan lebih dari 1.000 merek.
