Bertolak ke AS untuk Hadiri G20, Mendag Budi Bawa 4 Isu Perdagangan Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso bertolak ke Amerika Serikat (AS). Mendag Budi diagendakan untuk menghadiri Pertemuan Para Menteri G20 (G20 Trade Ministers’ Meeting/TMM) pada 30 September–1 Oktober 2026 di Milwaukee, Wisconsin.
G20 TMM kali ini menjadi forum strategis bagi para menteri perdagangan anggota G20 untuk membahas agenda prioritas perdagangan di bawah Presidensi G20 AS pada 2026. Di pertemuan tersebut, Mendag Budi berkomitmen untuk menyuarakan kepentingan perdagangan Indonesia dan mendukung sistem perdagangan multilateral.
"Partisipasi Indonesia dalam G20 TMM adalah momentum untuk menyuarakan kepentingan perdagangan nasional. Selain itu, Indonesia terus menyuarakan dukungan terhadap sistem perdagangan multilateral yang adil, terbuka, dan berbasis aturan. Indonesia juga berkomitmen untuk memastikan setiap inisiatif G20 sejalan dengan ketentuan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO),” ujar Mendag dalam keterangan tertulis, Selasa (29/9/2026).
Baca Juga
Bertumbuh 5,61%, Indonesia Pimpin Pertumbuhan Ekonomi di G20
Mendag Budi diagendakan untuk menyampaikan pandangan Indonesia dalam empat sesi pertemuan G20 TMM. Keempatnya, yaitu penggunaan pangan sebagai senjata melalui tindakan perdagangan koersif (weaponization of food through coercive trade action), kelebihan kapasitas dan produksi struktural (structural excess capacity and production), prinsip Most Favored Nation (MFN), serta penghapusan kerja paksa dalam rantai pasok global (eliminating forced labor in global supply chains).
"Kesepakatan di forum G20 ikut menentukan aturan main perdagangan global dan turut berpengaruh terhadap ekspor produk Indonesia. Oleh karena itu, Indonesia hadir dan bersuara untuk memastikan setiap komitmen yang disepakati tetap adil, sejalan dengan ketentuan WTO, dan memberi kepastian bagi pelaku usaha Indonesia untuk terus memperluas pasar ekspor,” ungkapnya.
Di sela-sela rangkaian G20 TMM, Mendag Busan dijadwalkan bertemu dengan komunitas Business 20 (B20) di bawah naungan Kamar Dagang AS. Selain itu, Mendag dijadwalkan untuk menghadiri sejumlah pertemuan bilateral Indonesia dengan negara-negara mitra dagang. Mendag Busan juga akan bertemu dengan Konsul Jenderal RI di Chicago untuk membahas penguatan promosi dan akses pasar produk Indonesia di AS
