ID Food Impor 20.000 Ton Daging Sapi, Amankan Stok Lebaran
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Pengembangan dan Pengendalian Usaha PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID Food Dirgayuza Setiawan menyebut, pihaknya akan mengimpor daging sapi 20.000 ton, untuk mengamankan stok pada hari raya Idul Fitri atau Lebaran 2024.
"Kalau kami di ID Food, target impor setidaknya 20.000 ton. Selain melakukan impor, perencanaan untuk mengantisipasi ketersediaan daging sapi pada momen perayaan keagamaan ini harus dilakukan secara matang," kata pria yang akrab disapa Yuza kepada investortrust.id belum lama ini, di Gedung ID Food, Jakarta Timur.
Baca Juga
Industri Pengolahan Daging di Indonesia Masih Punya Potensi Besar
Konsumsi 5 Kali Lipat
Berdasarkan data yang diperlihatkan Yuza, saat perayaan hari Idul Fitri, masyarakat Indonesia diperkirakan akan mengonsumsi daging sapi 5 kali lipat lebih tinggi, dibanding bulan-bulan biasanya. "Dari sisi peternak, mereka berarti harus mulai memotong sapi di bulan-bulan mau Lebaran. Kalau harus impor, ya kami harus pastikan ketika di bulan Lebaran stoknya ada," tuturnya.
Baca Juga
Dewas Ungkap KPK Sedang Usut Dugaan Keluarga SYL Atur Pengadaan Sapi di Kementan
Pejabat holding BUMN pangan ini mengungkapkan, sejumlah negara menjadi pilihan Indonesia untuk mendatangkan daging sapi. Ini di antaranya adalah Australia, Brasil, dan India.
"Ya, dari Australia. Dari Brasil sedikit, sama dari India," tandas Yuza.

