Temui KSP Dudung, Menkop Ferry Siapkan Kopdes Jadi Agen Sembako Bersubsidi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyambangi Kantor Kepala Staf Kepresidenan (KSP) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/9/2026). Kedatangan Menkop Ferry bertujuan untuk mematangkan kesiapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau Kopdes sebagai simpul utama distribusi barang bersubsidi dan komoditas strategis pemerintah hingga ke tingkat desa.
Langkah ini diambil guna memotong rantai pasok distribusi yang selama ini dinilai terlalu panjang, sehingga penyaluran bantuan maupun barang bersubsidi dapat lebih efisien, transparan, dan tepat sasaran.
"Panjangnya rantai pasok dapat menyebabkan biaya perdagangan tinggi, margin terbesar dinikmati oleh perantara, dan berdampak pada tingginya harga di tingkat konsumen. Karena itu, KDKMP diharapkan dapat memotong rantai pasok tersebut dan menghubungkan produsen secara langsung dengan masyarakat desa," ujar Ferry dalam Rapat Koordinasi di Kantor KSP, Jakarta.
Ferry menjelaskan, Kopdes akan difungsikan dalam berbagai tingkatan—mulai dari agen, distributor, subdistributor, pangkalan, hingga outlet resmi—sesuai ketentuan regulasi komoditas terkait.
Baca Juga
Bantah Danantara, Agrinas Sebut Status Manajer Kopdes sebagai Pegawai BUMN
Sejumlah komoditas pokok yang siap disalurkan melalui gerai KDKMP antara lain pupuk bersubsidi, beras SPHP, LPG 3 kilogram, Minyakita, bantuan pangan, hingga Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).
Guna menjamin pengawasan dan akuntabilitas, seluruh alur distribusi bakal dipantau secara digital melalui Sistem Informasi Koperasi Desa (Simkopdes).
"Melalui Simkopdes, data stok, transaksi, penerima, hingga harga dapat dipantau secara terintegrasi. Skema ini diharapkan memperkuat ketahanan pangan, menstabilkan harga, sekaligus menciptakan keberlanjutan usaha KDKMP," imbuh Ferry.
Sinergi Kemenkop tersebut disambut positif oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurrachman. Dudung menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen mempercepat pengoperasian KDKMP, yang kini telah diperkuat dengan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Tata Kelola Penyelenggaraan KDKMP.
Untuk mengawal kelancaran distribusi di lapangan, Dudung mengusulkan pembentukan tim terpadu atau Satuan Tugas (Satgas) khusus.
"Kami mengusulkan pembentukan tim terpadu atau satgas yang melibatkan Kementerian Koperasi, pemda, BUMN penyalur, dan lembaga terkait untuk memastikan alur pasokan, pembayaran, hingga pengendalian stok berjalan tanpa terputus," jelas Dudung.
Senada dengan hal itu, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota menyatakan kesiapan jajarannya untuk mengeksekusi penyaluran barang bersubsidi secara langsung kepada penerima manfaat.
Pertemuan lintas lembaga di Kantor KSP tersebut turut dihadiri oleh pimpinan BUMN pangan, di antaranya Dirut Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Dirut ID FOOD Ghimoyo, serta Dirut Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi.
