Gapki: Teknologi Pangkas Downtime, Industri Sawit Makin Efisien
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Teknologi digital mulai mengubah operasional industri sawit dengan meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Pemantauan produksi hingga kondisi pabrik kini dapat dilakukan secara real-time.
Pengurus Bidang Komunikasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Mochamad Husni mengatakan, teknologi membuat perusahaan lebih cepat mengukur kinerja produksi di berbagai anak usaha.
“Kalau dulu itu butuh paling cepat satu H+1 kita baru bisa tahu berapa produksinya yang kita hasilkan, daerah mana yang turun, daerah mana yang tinggi. Hari ini real-time kita bisa ketahui,” ujar Husni dalam Digital Transformation Forum (DTF) 2026 di Jakarta, Senin (21/9/2026).
Efisiensi juga terlihat dari pengelolaan pabrik yang tersebar di berbagai daerah. Teknologi memungkinkan perusahaan mendeteksi potensi kerusakan lebih awal sehingga perbaikan dapat dilakukan sebelum mesin mengalami gangguan.
Sebelumnya, penanganan kerusakan pabrik bisa membutuhkan tiga hingga empat hari karena perusahaan harus mengirim teknisi dari Jakarta. Kini, pemantauan jarak jauh dan transfer knowledge melalui video call dapat mempercepat penanganan gangguan.
"Namun, digitalisasi masih menghadapi tantangan pada kesiapan sumber daya manusianya. Pasalnya, karakter industri sawit yang padat karya membuat sebagian pekerja memiliki literasi digital yang masih rendah," sambungnya.
Baca Juga
Soal Wacana Kopdes Kelola Pabrik CPO, Gapki Minta Pemerintah Kaji Secara Matang
Di sisi lain, penggunaan drone memperkuat efisiensi operasional perkebunan. Teknologi ini disebut dapat memantau area hingga 1.500-2.000 hektare dan mengirimkan informasi titik api ke kantor pusat untuk mempercepat respons.
Drone juga digunakan dalam proses replanting untuk memetakan area dan menghitung kebutuhan pohon secara lebih presisi.
"Pemanfaatan teknologi tersebut membuat digitalisasi tidak hanya menjadi alat monitoring, tetapi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dan produktivitas industri sawit," tegasnya.
Baca Juga
GAPKI Tegaskan Industri Sawit Nasional Punya Sistem K3 Komprehensif dan Berstandar Global
