Akan Bertemu Suahasil, Rosan Yakin Ada Solusi soal Dividen Danantara Masuk APBN
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Investasi dan Hilirisasi/ BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani akan segera bertemu dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara untuk membahas wacana dividen Danantara disetorkan ke negara senilai Rp120 triliun.
"Rencananya kita akan segera bertemu, nanti kita akan ketemu kok," kata Rosan di kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (16/9/2026) malam.
Baca Juga
Bos Danantara Siap Bahas Skema Setoran Dividen dengan Menkeu Suahasil
Rosan belum mengungkap agenda pertemuan dengan Suahasil tersebut. Meski demikian, Rosan menekankan, komunikasinya dengan Suahasil berjalan baik. Untuk itu, Rosan meyakini akan ada solusi terbaik terkait wacana pemberian dividen Danantara kepada pemerintah tersebut.
"Kan ada beberapa hal yang nanti kami duduk dengan Prof Suahasil. Ya semuanya akan kita diskusikan begitu ya. Rencananya juga akan segera bertemu dan apa, kita komunikasinya sangat-sangat baik dan saya yakin semuanya pasti akan ada selalu solusi terbaik," katanya.
Sebelumnya, mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan akan menggali sumber-sumber pendapatan negara bukan pajak (PNBP) pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027. PNBP pada APBN 2027 ditargetkan Rp 517,4 triliun atau 10% lebih rendah dari outlook APBN 2026 yang sebesar Rp 575,1 triliun. Danantara menurut Purbaya merupakan salah satu sumber yang bisa memberikan setoran PNBP.
“Kita masih punya sumber-sumber lain yang bisa kita manfaatkan sebagai sumber pemasukan baru. Salah satu yang agak kelihatan dari jauh, kelihatannya Danantara tuh,” kata Purbaya saat mengikuti Sarasehan 100 Ekonom yang digelar Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), di Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Baca Juga
Prabowo Klaim Keuntungan dan Dividen BUMN Naik Pascatransformasi
Rencananya, Purbaya akan memasukkan keuntungan yang diperoleh BPI Danantara sebagai PNBP. Akan tetapi, proses tersebut belum mencapai kesepakatan meski telah mendapat persetujuan Presiden Prabowo Subianto.
“Kita akan masukin ke PNBP itu walaupun mereka (Danantara) masih protes, tapi perintah Bapak Presiden, sebagian keuntungan Danantara dijadikan cadangan anggaran pemerintah. Jadi kita aman, ruang fiskal tetap terjaga,” kata dia.
