Menteri Ara: 652 Rumah Tidak Layak Huni di Menteng dan Johar Baru Rampung Direnovasi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara) menyebut per 14 September 2026, sebanyak 652 rumah tidak layak huni (RTLH) di kawasan Menteng dan Johar Baru, Jakarta Pusat, telah selesai direnovasi. Angka tersebut terdiri dari 500 rumah di Johar Baru dan 152 rumah di Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat.
"Tadi saya juga sudah undang Pak AHY (Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan) untuk datang ke Johar Baru. Sudah jadi nggak? Sudah (selesai bedah rumahnya). Berapa? 500 (unit). Menteng Tenggulun sudah jadi nggak? Sudah 152 (unit)," kata Ara saat ditemui di kantor BRIN, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026).
Maruarar menyampaikan, penataan di Menteng Tenggulun tidak hanya dilakukan terhadap rumah warga. Penataan juga mencakup kawasan di sekitar permukiman. "Bahkan di Menteng Tenggulun bukan hanya rumahnya tapi kawasannya," ujarnya.
Baca Juga
AHY Soroti 7.000 Kawasan Kumuh di RI, 100 Masuk Kategori Berat
Menurutnya, penataan kawasan tersebut melibatkan sejumlah pihak. Penanganan sampah dibantu oleh Permodalan Nasional Madani (PNM), sementara desain kawasan dilakukan oleh arsitek dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta tanpa bayaran.
Selain itu, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) warga juga dilakukan dengan melibatkan Ladies Banker. "Jadi kolaborasinya memang harus begitu," jelas Politisi Gerindra itu.
Sebelumnya, Kementerian PKP mencatat program Bedah Rumah di Jakarta meningkat dari 158 unit pada 2025 menjadi 10.300 unit pada 2026. Hingga saat ini, sebanyak 970 unit rumah di Jakarta telah lolos verifikasi sebagai penerima bantuan. Khusus Jakarta Pusat, jumlah rumah yang diperbaiki melalui program Bedah Rumah meningkat dari 10 unit pada 2025 menjadi 2.000 unit pada 2026.
Baca Juga
BSPS Resmi Berganti Nama Jadi Bedah Rumah, Ini Aturan Barunya
Ara menyebutkan, program Bedah Rumah menggunakan anggaran yang bersumber dari APBN. Pada 2025, sebanyak 45.000 rumah diperbaiki di seluruh Indonesia, sedangkan pada 2026 targetnya mencapai 400.000 rumah.
Untuk kawasan Menteng, Kementerian PKP sebelumnya mencatat 373 unit telah diusulkan mendapatkan bantuan, dengan 37 unit telah lolos verifikasi dan siap masuk tahap pengerjaan. Pengerjaan dijadwalkan dimulai 25 September 2026 dan ditargetkan selesai pada 10 Desember 2026.
Maruarar menuturkan, pelaksanaan program tersebut membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak. "Jadi saya rasa itu kita memang tidak boleh pasrah dengan berbagai keterbatasan. Karena menurut saya yang paling penting kita harus bisa dipercaya. Kita harus punya konsep. Kita punya good work ya. Kolaborasi dengan berbagai pihak," terangnya.
