Produksi Migas MedcoEnergi (MEDC) Naik 19% Jadi 170 Mboepd
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), perusahaan energi di sektor minyak dan gas (migas) serta ketenagalistrikan, mencatat produksi migas sebesar 170 ribu barel setara minyak per hari atau mboepd pada semester I 2026, naik 19% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Gas menyumbang sekitar 72% dari total produksi tersebut, seiring pertumbuhan permintaan di kawasan regional. Perseroan juga mempertahankan panduan produksi minyak dan gas 2026 sebesar 165-170 mboepd dengan belanja modal minyak dan gas sebesar US$ 415 juta.
Direktur dan Chief Operating Officer MedcoEnergi Amri Siahaan mengatakan perseroan tetap menjaga fokus pada pencapaian target operasional, pengendalian biaya dan kesehatan neraca.
Baca Juga
Medco (MEDC) Bagikan Dividen Tunai US$ 45 Juta, Intip Jadwalnya
"Kami akan terus mengembangkan aset-aset inti dan menjalankan pertumbuhan secara disiplin untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan," ujar Amri dikutip Jumat (11/9/2026),
Kinerja operasional tersebut berjalan bersamaan dengan pertumbuhan pendapatan dan laba pada kuartal I 2026. MedcoEnergi membukukan pendapatan US$ 668,3 juta atau sekitar Rp 10,4 triliun, meningkat 19,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. EBITDA atau laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi tercatat US$ 351,1 juta atau sekitar Rp 5,4 triliun, naik 5,7%.
Laba bersih juga meningkat signifikan menjadi US$ 67,4 juta atau sekitar Rp 1,05 triliun. Angka tersebut tumbuh 282,3% dibandingkan kuartal I tahun sebelumnya.
Dominasi gas dalam portofolio produksi menjadi salah satu faktor penting dalam kinerja MedcoEnergi pada semester pertama tahun ini. Pertumbuhan permintaan gas regional juga menjadi latar belakang bagi perseroan untuk mempertahankan pengembangan aset gas yang dimiliki.
Sejumlah proyek utama telah masuk tahap produksi atau terus dikembangkan untuk menopang basis produksi mendatang. Senoro Phase 2A telah beroperasi penuh pada Juni 2026. Sementara itu, Bualuang Renewal Plan Phase I mulai menghasilkan produksi pada kuartal II 2026. MedcoEnergi juga melanjutkan pengembangan Sakakemang yang ditargetkan menghasilkan produksi gas pertama pada kuartal III 2027.
Baca Juga
IHSG Diprediksi Bergerak Terbatas Hari Ini, Saham Pilihan ELSA hingga MEDC
Selain minyak dan gas, bisnis ketenagalistrikan melalui Medco Power juga mencatat pertumbuhan pada semester I 2026. Medco Power mencatat penjualan listrik sebesar 2.323 GWh sepanjang enam bulan pertama 2026. Penjualan tersebut meningkat 16,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan berada dalam jalur pencapaian panduan 2026 sebesar 4.550 GWh.
Di sisi kapasitas, porsi energi terbarukan mencapai 26% dari kapasitas terpasang Medco Power. Perseroan mempertahankan porsi tersebut dalam kisaran target jangka panjang pengembangan energi terbarukan.
Dengan panduan produksi 165-170 mboepd untuk 2026, MedcoEnergi tetap mempertahankan target di tengah peningkatan produksi yang telah dicapai pada semester pertama tahun ini.
