Harga Emas Antam (ANTM) Menguat di Tengah Tekanan Dolar AS
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Kamis (10/9/2026) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,625 juta atau naik Rp 15.000 dari Rabu (9/9/2026) Rp 2,610 juta per gram karena dolar AS masih berada di bawah tekanan, sementara investor menanti data inflasi Amerika Serikat (AS) yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed).
Adapun rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) sebelumnya di level Rp 3,168 juta per gram yang dicetak pada Kamis 29 Januari 2026. Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,475 juta atau naik Rp 15.000 dari sebelumnya Rp 2,460 juta.
Pergerakan emas Antam di tengah harga emas dunia yang menguat lebih 1% pada Rabu (9/9/2026) Harga emas spot melonjak 1,5% menjadi US$ 4.418,71 per ons, sedangkan kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember naik 0,6% menjadi US$ 4.464,30.
Baca Juga
Emas Antam (ANTM) Turun Rp 17.000 di Tengah Kenaikan Harga Minyak
Dolar AS berfluktuasi di dekat level terendah dalam dua minggu. Kondisi tersebut membuat emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi relatif lebih murah bagi pemegang mata uang lain dan meningkatkan daya tarik logam mulia tersebut.
Pergerakan dolar terjadi ketika pasar juga menghadapi lonjakan harga minyak yang menembus US$ 100 per barel. Kenaikan tersebut terjadi di tengah meluasnya perang di Timur Tengah yang meningkatkan kekhawatiran terhadap gangguan pengiriman dan rantai pasokan global.
Di pasar obligasi, imbal hasil Treasury AS 10 tahun yang menjadi acuan naik ke level tertinggi sejak November 2023 sebelum kemudian kembali mereda. Pergerakan imbal hasil tersebut mencerminkan meningkatnya perhatian investor terhadap prospek inflasi dan kebijakan moneter AS. Imbal hasil obligasi yang lebih tinggi biasanya menjadi tantangan bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil.
Baca Juga
Harga Emas Turun, Investor Cermati Inflasi dan Suku Bunga The Fed
Pelaku pasar selanjutnya menunggu sejumlah indikator ekonomi Amerika Serikat yang dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai arah kebijakan The Fed. Data indeks harga produsen atau Producer Price Index AS dijadwalkan terbit pada Kamis (10/9/2026), sedangkan data inflasi konsumen atau Consumer Price Index akan dirilis pada Jumat (11/9/2026).
Menurut CME FedWatch Tool, pasar memperkirakan sekitar 60% kemungkinan kenaikan suku bunga pada pertemuan kebijakan The Fed pekan depan.
Daftar harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,362 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,625 juta
- Emas 2 gram: Rp 5,190 juta
- Emas 3 gram: Rp 7,760 juta
- Emas 5 gram: Rp 12,900 juta
- Emas 10 gram: Rp 25,745 juta
- Emas 25 gram: Rp 64,237 juta
- Emas 50 gram: Rp 128,395 juta
- Emas 100 gram: Rp 256,712 juta
- Emas 250 gram: Rp 641,515 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,282,820 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,565,600 miliar.
