Seminggu Integrasi Stasiun Karet-BNI City, Pengguna Melonjak 300%
JAKARTA, investortrust.id - Volume pengguna kereta rel listrik (KRL) atau commuterline di Stasiun BNI City melonjak lebih dari 300% setelah layanan naik-turun pengguna dari Stasiun Karet dialihkan ke stasiun tersebut sejak 1 September 2026.
VP Corporate Secretary PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter), Karina Amanda menyampaikan, berdasarkan data selama sepekan pertama pengalihan, rata-rata pengguna KRL Jabodetabek yang naik di Stasiun BNI City mencapai 13.450 orang per hari. Sementara itu, rata-rata pengguna yang turun di Stasiun BNI City mencapai 9.860 orang per hari.
Baca Juga
Integrasi Stasiun Karet-BNI City Dimulai Besok, Rampung 28 September
"Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar 300% lebih jika dibanding volume sebelum masa pengalihan," kata Karina dalam keterangannya, Rabu (9/9/2026).
Peningkatan volume pengguna juga terjadi di sejumlah stasiun di sekitar Stasiun Karet.
Di Stasiun Sudirman, pengguna yang naik meningkat rata-rata 11% dan pengguna yang turun meningkat 7%. Sedangkan di Stasiun Tanah Abang, volume pengguna yang naik meningkat 9%.
Karina menambahkan, pembangunan integrasi Stasiun Karet-BNI City saat ini telah memasuki tahap pembuatan pondasi. Sebelumnya, proses pembongkaran bangunan dan peron stasiun telah selesai.
"Saat ini proses pembangunan integrasi Stasiun Karet-Sudirman Baru (BNI City) sudah mulai proses tahap pembuatan pondasi yang sebelumnya telah selesai tahap proses pembongkaran bangunan serta peron stasiun," ujarnya.
Untuk mengantisipasi peningkatan volume pengguna, KAI Commuter mengoptimalkan fasilitas layanan di Stasiun BNI City.
Baca Juga
Integrasi Stasiun Karet-BNI City Ditargetkan Beroperasi Saat HUT KAI pada 28 September
Gate elektronik dan loket di hall baru sisi timur arah Jalan Sudirman serta sisi barat arah Stasiun Karet lama telah dioperasikan. Selasar sisi selatan yang menjadi akses pedestrian juga telah dilengkapi penerangan dan petugas pengamanan.
Karina juga menuturkan, KAI Commuter telah menambahkan tenda/kanopi pada selasar akses dari sisi Stasiun Karet menuju Stasiun Sudirman Baru. Kanopi tersebut digunakan untuk melindungi pengguna dari panas dan hujan saat mengakses selasar menuju hall baru barat Stasiun BNI City.
Selain itu, KAI Commuter menambah 21 unit kipas angin untuk kenyamanan pengguna saat menunggu perjalanan commuterline di area stasiun.
Untuk memecah kepadatan alur pengguna menuju Stasiun BNI City, KAI Commuter juga telah mengoperasikan hall baru timur atau river side dari arah Jalan Jenderal Sudirman. Hall tersebut berada di peron 2 stasiun dan memudahkan pengguna yang akan menuju Stasiun Manggarai pada pemberangkatan jam sibuk sore hari.
Dikatakan Karina, KAI Commuter juga menyediakan layanan bagi pengguna prioritas, yakni lansia, ibu hamil, dan pengguna disabilitas. Fasilitas kursi roda disiapkan di ujung selasar arah Stasiun Karet.
"Pengguna prioritas bisa langsung menghubungi petugas yang berdinas di selasar akses masuk ke stasiun untuk mendapatkan layanan ini," terang Karina. Menurutnya, peningkatan fasilitas dilakukan untuk membuat layanan pengguna commuterline lebih tertata dan aman dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan.
