Pertamina Dorong Talenta Muda Pahami Masa Depan Industri Hulu Migas
Poin Penting
|
KENDARI, Investortrust.id - PT Pertamina Hulu Energi (PHE), perusahaan subholding upstream Pertamina, mendorong mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari memahami peluang karier dan kompetensi yang dibutuhkan industri energi melalui Roadshow Pertamina Goes to Campus 2026 pada Senin (7/9/2026).
Melalui program yang mengusung tema Energizing Acceleration for Future Impact dengan semangat Move Faster, Impact Further tersebut, PHE memperkenalkan peran industri hulu migas sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa untuk memahami beragam jalur kontribusi di sektor energi.
Senior Manager External Communication & Stakeholder Relations PHE Fitri Erika menjelaskan peran PHE dalam kegiatan eksplorasi dan produksi minyak serta gas bumi. Aktivitas tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga pasokan energi nasional.
Dalam sesi Energizing Talks-Youth Stage bertema Future Talent, Future Impact: Different Paths, One Energy Future, Fitri juga memperkenalkan berbagai profesi di industri hulu migas serta kompetensi yang dibutuhkan talenta muda untuk menghadapi perubahan sektor energi.
PHE menekankan bahwa mahasiswa tidak harus memiliki jalur yang sama untuk memberikan kontribusi terhadap sektor energi. "Latar belakang akademik, pengalaman organisasi, kompetisi, maupun aktivitas sosial dapat menjadi modal untuk mengambil peran dalam ekosistem energi," kata Fitri dikutip Senin (7/9/2026).
Baca Juga
Assistant Manager RAM PT Pertamina EP Donggi & Matindok Field Amirullah mengatakan pemahaman terhadap industri menjadi salah satu modal penting bagi mahasiswa yang ingin membangun karier di sektor migas.
"Banyak mahasiswa mungkin belum mengenal PT Pertamina Hulu Energi, ruang lingkup bisnisnya, serta perannya dalam industri energi Indonesia. Melalui perjalanan karier saya dari masa kuliah hingga menjadi perwira Pertamina, penting bagi mahasiswa untuk memahami gambaran industri hulu migas, tantangan dan peluang yang ada, serta mulai mempersiapkan kompetensi dan karakter yang dibutuhkan oleh industri agar memiliki kesempatan berkarier di sektor energi," ungkap Amirullah.
Menurut dia, mahasiswa perlu mulai mempersiapkan kompetensi dan karakter sejak berada di bangku kuliah. Pemahaman tersebut dinilai dapat membantu mahasiswa melihat lebih jelas tantangan sekaligus peluang yang tersedia di industri hulu migas.
Pengalaman Kampus Jadi Modal
Zahra Munadira, mahasiswa Universitas Hasanuddin sekaligus 3rd Runner Up Energy Debate Championship PGTC 2025, menilai pengalaman akademik dan kompetisi dapat membentuk kapasitas seseorang dalam memahami persoalan energi.
"Pengalaman selama menjadi mahasiswa adalah hal yang paling membentuk kapasitas dan kepercayaan diri, sehingga mahasiswa tidak perlu menunggu lulus untuk mulai membangun kapasitas diri dan memberikan kontribusi sesuai bidangnya sejak di bangku kuliah," jelas Zahra.
Sementara itu, Co-Founder Pandawara Group Gilang Rahma menyoroti peran komunikasi publik dan media digital dalam mendekatkan isu energi kepada generasi muda.
"Media digital memiliki peran besar untuk membuat isu energi menjadi lebih dekat, relevan, dan mudah dipahami oleh generasi muda. Melalui pengalaman membangun gerakan sosial, komunikasi publik mampu mendorong masyarakat mengubah kebiasaan dan melakukan aksi nyata, di mana generasi muda dapat mulai menerapkan budaya bijak berenergi melalui langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari," tutur Gilang.
Rangkaian Roadshow PGTC 2026 di Universitas Halu Oleo juga diisi dengan peluncuran dan sosialisasi sejumlah program. Kegiatan tersebut mencakup Energy Debate Championship, Energynovation Ideas Competition, program kewirausahaan Pertamuda Seed & Scale, Business Talkshow, serta pameran interaktif.
Baca Juga
Area exhibition juga menjadi bagian dari perhelatan PGTC 2026 di Universitas Halu Oleo. Sementara itu, sesi networking lunch memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan manajemen dan para narasumber.
Selain talkshow, kegiatan tersebut menghadirkan sesi interaktif bersama tim Human Capital PT Pertamina Hulu Energi. Sesi ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan informasi mengenai dunia kerja dan kebutuhan talenta di lingkungan industri energi.
Dalam rangkaian kegiatan yang sama, panitia juga mengumumkan pemenang Video Competition PGTC–PHE. Kompetisi tersebut diikuti secara daring oleh 77 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan universitas di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua.
