Srikandi PLN Edukasi 1.422 Siswa dan Mahasiswa soal Energi Bersih
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN telah menjangkau 1.422 siswa dan mahasiswa serta melibatkan 202 guru dan dosen di 20 sekolah dan perguruan tinggi hingga semester I 2026. Program Srikandi Goes to School & Campus tersebut menjadi bagian dari upaya PLN memperluas pemahaman generasi muda mengenai perkembangan energi, ketenagalistrikan, dan peluang di sektor energi.
Program bertajuk “Electricity for a Brighter Future” itu menghadirkan edukasi dan workshop yang membahas energi hijau, termasuk energi terbarukan, konversi kendaraan listrik, dan waste to energy atau pengolahan sampah menjadi energi.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan keterlibatan Srikandi PLN di lingkungan pendidikan menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan di sektor energi.
“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa. PLN hadir melalui para srikandi untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan mengenai energi bersih, transisi energi, serta berbagai peluang di sektor ketenagalistrikan. Kami berharap program ini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kepedulian, dan semangat generasi muda untuk menjadi bagian dari perjalanan transisi energi Indonesia,” ujar Darmawan dikutip Senin (7/9/2026).
Baca Juga
PLN Manfaatkan 42 Ton FABA untuk Pemberdayaan Masyarakat Tidore
Selain memperkenalkan isu energi, kegiatan tersebut juga membuka wawasan peserta mengenai pilihan karier di sektor ketenagalistrikan. Pengenalan itu diarahkan agar siswa dan mahasiswa memahami perkembangan industri sekaligus peluang yang muncul seiring perubahan sistem energi.
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN Nurlely Aman mengatakan Srikandi Goes to School & Campus tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan edukasi, tetapi juga memberikan dukungan yang dapat membantu proses pembelajaran di satuan pendidikan.
Menurut dia, materi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan peserta dan perkembangan sektor energi. Srikandi PLN memperkenalkan energi terbarukan, kendaraan listrik, hingga pemanfaatan sampah sebagai sumber energi melalui kegiatan edukasi dan workshop.
Dukungan kepada sekolah dan perguruan tinggi juga diberikan melalui digitalisasi, penyediaan sarana dan prasarana pendidikan, serta program sertifikasi. Pelaksanaannya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan. Program tersebut, antara lain telah menyasar SDN Tegal Parang 03 Pagi di Jakarta Selatan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi atau STIE Bima di Nusa Tenggara Barat, dan Universitas Pendidikan Indonesia di Bandung.
“Srikandi Goes to School & Campus merupakan wujud nyata kontribusi Srikandi PLN terhadap dunia pendidikan. Berbagai kegiatan dirancang untuk memperkaya pengalaman belajar sekaligus meningkatkan kapasitas siswa, mahasiswa, dan satuan pendidikan, serta memberikan manfaat yang relevan dengan kebutuhan mereka,” kata Nurlely
Baca Juga
PLN Siap Optimalkan Energi Surya, PLTS 100 GWp Dorong Penguatan Energi Domestik
Perluas Pemberdayaan Masyarakat
Srikandi Goes to School & Campus merupakan salah satu program dalam Srikandi Movement, gerakan yang menjadi wadah bagi Srikandi PLN untuk berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat sekaligus mengembangkan kapasitas dan kepemimpinan perempuan. Melalui program yang menyasar masyarakat dan lingkungan tersebut, Srikandi Movement juga menjadi bagian dari kontribusi PLN terhadap pencapaian Sustainable Development Goals atau SDGs, yakni tujuan pembangunan berkelanjutan yang ditetapkan secara global.
Nurlely menjelaskan Srikandi Movement 2026 mencakup dua kelompok program. Kelompok pertama berfokus pada pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Sejumlah inisiatif masuk dalam kelompok tersebut, antara lain Srikandi Goes to School & Campus, Perempuan Tangguh Bencana, Srikandi Women Support Women, dan Srikandi Care.
Kelompok kedua adalah Inspiring Srikandi yang diarahkan pada peningkatan kompetensi para Srikandi PLN. Program tersebut mencakup pengembangan wawasan, pengetahuan, dan kepemimpinan untuk mendukung kapasitas perempuan di lingkungan perusahaan.
“Melalui Srikandi Movement, PLN berharap para penerima manfaat dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing dengan turut menyebarluaskan pengetahuan dan informasi positif mengenai kelistrikan, energi bersih, serta transisi energi,” pungkas Nurlely.
