Teken Enam Kesepakatan, Pertamina NRE Dorong Pengembangan Biofuel hingga Hidrogen
JAKARTA, Investortrust.id - Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) memperkuat kolaborasi dalam pengembangan energi baru dan terbarukan melalui enam agenda kesepakatan dalam rangkaian The 12th Indonesia EBTKE ConEx 2026 di Jakarta. Keenam kesepakatan tersebut mencakup pengembangan energi terbarukan, biofuel, biomethanol, hidrogen, hingga konservasi dan kredit karbon.
Enam agenda tersebut melibatkan Pertamina NRE bersama sejumlah mitra strategis, yaitu PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), PT Medco Intidinamika, PT Perkebunan Nusantara III (Persero), PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), Globaltec Desarrollos e Ingeniería, S.A., PT Inhutani I (Persero), serta PT Hydrogene de France Energy Indonesia.
Baca Juga
Pertamina Rampungkan Proyek Sisi Nubi di Mahakam, Gas 6,12 MMSCFD Mengalir
Dari enam agenda tersebut, empat merupakan MoU/JDSA handover atas kerja sama yang telah disepakati sebelumnya, sementara dua agenda lainnya merupakan penandatanganan yang dilakukan dalam rangkaian IndoEBTKE ConEx 2026.
Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis, mengatakan kolaborasi menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pengembangan ekosistem energi bersih di Indonesia.
“Pertamina NRE terus memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra untuk mengembangkan solusi energi bersih yang mendukung ketahanan energi dan agenda transisi energi Indonesia. Enam kesepakatan ini mencerminkan luasnya peluang yang dapat dikembangkan, mulai dari energi terbarukan hingga solusi berbasis alam,” ujar John dikutip Jumat (4/9/2026).
Dua penandatanganan yang dilakukan dalam rangkaian IndoEBTKE ConEx 2026 mencakup MoU antara Pertamina NRE dan Globaltec Desarrollos e Ingeniería, S.A. terkait pengembangan biomethanol dari palm oil mill effluent (POME), serta Listing Representation – Verra Registry signing untuk Rangkong Basaken Landscape Conservation Project bersama PT Inhutani I (Persero).
Sementara itu, empat agenda handover mencakup kerja sama PPI dengan Agrinas Palma Nusantara dalam pengembangan energi terbarukan, kerja sama Pertamina NRE bersama Medco Intidinamika dan PTPN III terkait pengembangan bioetanol, serta kerja sama PPI dengan SGN untuk pengembangan bioetanol berbasis molase. Selain itu, PPI dan Hydrogene de France Energy Indonesia juga melakukan JDSA handover terkait kajian pengembangan proyek energi terbarukan terintegrasi dengan hidrogen di Indonesia Timur.
Baca Juga
Perluas Pasar di Luar Pertamina, Elnusa (ELSA) Garap Proyek Seismik 3D Seluas 150 Km² di Sumsel
Direktur Perencanaan Strategis & Pengembangan Bisnis Pertamina NRE, Harsono Budi Santoso, menambahkan bahwa keberagaman kerja sama tersebut menunjukkan komitmen Pertamina NRE dalam membangun portofolio bisnis energi bersih secara berkelanjutan.
“Kami melihat pengembangan energi bersih membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan kompetensi. Melalui kemitraan strategis, Pertamina NRE terus mengeksplorasi peluang untuk menghadirkan solusi energi yang memberikan manfaat bagi ketahanan energi, lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tutup Harsono.
