BPS: Impor Migas Melesat 49,91%, Nonmigas Melonjak 23,83%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan impor pada Juli 2026. Pada bulan tersebut, nilai impor Indonesia melonjak 27,02% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi US$ 26,09 miliar. Nilai impor migas melesat 49,91%, sedangkan impor nonmigas melonjak 23,83% (yoy).
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono menjelaskan, impor Juli 2026 terdiri atas migas senilai US$ 3,77 miliar dan nonmigas US$ 22,33 miliar. “Peningkatan impor secara tahunan didorong peningkatan impor nonmigas dengan andil peningkatan sebesar 20,91%” kata Ateng di kantornya, Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Baca Juga
BPS Catat Ekspor Juli 2026 Mencapai US$ 26,22 Miliar, Naik 6,05% Secara Tahunan
Ateng Hartono mengungkapkan, pada kondisi Juli 2026, seluruh impor berdasarkan golongan penggunaan mengalami peningkatan. Impor barang konsumsi meningkat 10,50% (yoy) menjadi US$ 2,24 miliar, sedangkan impor barang modal naik 17,38% (yoy) menjadi US$ 5,1 miliar.
“Impor bahan baku atau penolong sebagai pendorong, naik secara tahunan 32,33% (yoy) dengan andil 22,31% menjadi US$ 18,76 miliar,” ujar dia.
