Arsari Group dan Indosat (ISAT) Luncurkan RAIA Grid, Bidik Infrastruktur AI Indonesia
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Arsari Group dan Indosat Ooredoo Hutchison (ISAT) lewat PT Infra Fiber Teknologi (IFT) resmi meluncurkan RAIA Grid. Platform ini menggabungkan lebih dari 86.000 km infrastruktur fiber dengan Machine Learning, AI, dan Agentic AI.
RAIA Grid dirancang sebagai infrastruktur digital berbasis AI dengan model open-access. Infrastruktur tersebut ditujukan untuk menghubungkan operator telekomunikasi, pusat data, penyedia cloud, hyperscaler, hingga korporasi.
Founder and Chairman Arsari Group, Hashim Djojohadikusumo mengatakan, pengembangan RAIA Grid merupakan bagian dari komitmen jangka panjang memperkuat kapabilitas digital Indonesia.
“Apa yang kita bangun hari ini menentukan masa depan Indonesia. RAIA Grid merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk memperkuat kapabilitas digital Indonesia melalui pengembangan infrastruktur, ilmu, dan talenta yang dibutuhkan untuk membentuk masa depan AI kita sendiri," kata Hasyim di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Punya jaringan fiber sepanjang 86.000 km, RAIA Grid diklaim sebagai “jalan tol digital” Indonesia. Infrastruktur itu diketahui mendukung konektivitas 5G, fiber-to-the-home (FTTH), hingga koneksi antarpusat data.
President Director RAIA Grid, Hendri Mulya Syam mengatakan, platform tersebut dibangun untuk menghubungkan ekosistem digital Indonesia yang semakin kompleks.
Baca Juga
“RAIA Grid dibangun dengan visi strategis menjadi jalan tol digital yang menghubungkan ekosistem digital Indonesia yang kian kompleks, dari satu pusat data ke pusat data lainnya, hingga akhirnya menghubungkan Indonesia dan dunia,” tegasnya.
'Value' RAIA Grid
Sekadar informasi, RAIA Grid turut mengintegrasikan Machine Learning, AI, dan Agentic AI dalam perencanaan, peluncuran, dan pengoperasian infrastrukturnya. Teknologi ini digunakan untuk mendukung prediksi permintaan, optimalisasi rute fiber dan investasi, otomatisasi, hingga pemeliharaan prediktif.
President Director and Chief Executive Officer Indosat, Vikram Sinha mengatakan, peluang pengembangan RAIA Grid lebih besar dari sekadar konektivitas. “RAIA Grid sedang membangun ‘jalan tol’ yang menghubungkan pusat data, platform cloud, pelaku usaha, dan infrastruktur AI, guna menciptakan fondasi bagi ekosistem AI yang utuh,” ungkapnya.
Sementara itu, Deputy CEO dan COO Arsari Group Aryo Djojohadikusumo menyebut bahwa RAIA Grid juga diarahkan untuk membangun kapabilitas komputasi dan AI jangka panjang di dalam negeri.
“Ambisi kami adalah membangun kapabilitas yang dibutuhkan Indonesia untuk era komputasi dan AI berikutnya.”
Menurut perusahaan, RAIA Grid akan memperkuat konvergensi konektivitas, komputasi, talenta, dan kapabilitas AI di Indonesia. Infrastruktur tersebut diharapkan membuka ruang bagi pelaku usaha, industri, dan inovator untuk mengembangkan aplikasi serta layanan berbasis AI.
