Danantara Dorong Percepatan Merger dan Restrukturisasi PT PP
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria, mendorong percepatan proses transformasi PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP). Langkah transformasi BUMN konstruksi ini diarahkan melalui skema penggabungan (merger) dan restrukturisasi perusahaan yang dilakukan secara tuntas.
Penegasan tersebut disampaikan Dony saat menggelar pertemuan dengan jajaran direksi PT PP di Jakarta, Kamis (19/8/2026). Dony menegaskan bahwa proses pembenahan struktur dan keuangan PTPP harus dilakukan secara cepat dan transparan tanpa ada penundaan.
"Perlu intensif untuk restrukturisasi dan merger. Merger dulu, baru restrukturisasi. Kita merger-kan saja. Kita harus tahu berapa yang harus diserap (absorb), berapa yang perlu dikoreksi di buku. Tetapi harus tuntas, saya tidak mau nanti ditunda-tunda," kata Dony dikutip dari keterangan tertulis.
Dalam skema penataan tersebut, proses merger akan didahului dengan audit dan penyesuaian laporan keuangan secara menyeluruh. Langkah ini dilakukan untuk memastikan posisi aset, kewajiban, serta kemampuan riil kas PTPP dapat dipetakan secara akurat sebelum masuk ke tahap penggabungan usaha.
Baca Juga
Danantara Minta Restrukturisasi WIKA Realistis Tanpa 'Akal-Akalan'
Setelah tahapan merger rampung, Danantara akan melanjutkan proses restrukturisasi internal. Penataan ini bertujuan memperkuat skala bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, serta memfokuskan kembali PTPP pada portofolio bisnis intinya (core business) yang dinilai berpotensi tumbuh positif.
Langkah percepatan transformasi ini diharapkan dapat memperkuat daya saing BUMN Karya tersebut, sekaligus membangun struktur keuangan yang lebih sehat, efisien, dan berkelanjutan di masa depan.

