Ketua Kadin: Diplomasi Ekonomi Harus Dorong Investasi dan Industrialisasi
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie menilai, diplomasi ekonomi perlu diarahkan untuk memperkuat perdagangan, investasi, dan industrialisasi nasional. Menurutnya, langkah itu penting untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan perdagangan yang baik, akan terjadi investasi yang besar dan industrialisasi yang tentunya berarti,” kata Anin usai acara Kadin Economic Diplomatic Breakfast di Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Menurutnya, Kadin rutin membangun komunikasi dengan para duta besar dan korps diplomatik negara sahabat. Forum ini pun menjadi bagian dari upaya memperkuat economic diplomacy sekaligus membuka ruang kerja sama ekonomi yang lebih luas.
Baca Juga
Kadin Siapkan Program “We Buy from Indonesia” untuk Tarik Investasi
Anin mengatakan perdagangan tidak hanya berdampak pada peningkatan transaksi antarnegara. Aktivitas perdagangan yang semakin kuat diharapkan dapat menarik investasi, mempercepat industrialisasi, serta membuka lebih banyak kesempatan kerja di dalam negeri.
“Dan tentunya (forum diplomasi) ujungnya bisa menciptakan lapangan kerja dan menyejahterakan masyarakat secara umum,” ujarnya.
Pesan tersebut sejalan dengan arahan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR dan pembahasan RAPBN 2027. Presiden menargetkan pertumbuhan ekonomi 6% pada akhir tahun setelah ekonomi Indonesia tumbuh 5,61% pada kuartal I dan 5,45% pada semester I 2026.
Baca Juga
Kadin Ungkap 3 Mesin Baru Ekonomi Digital Indonesia: Data Center, AI dan Kripto
Prabowo juga menekankan bahwa pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir. Setiap rupiah investasi, kata dia, harus mampu menciptakan pekerjaan dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat, terutama kelompok paling bawah.
Secara terpisah, Anin mengatakan pihaknya akan mencermati intisari ekonomi dari pidato kenegaraan dan arah kebijakan pemerintah. “Yang paling penting (baik) buat dunia usaha,” jelasnya.

