MIND ID Libatkan Lebih dari 90% Pemasok Lokal di Rantai Pasok
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - MIND ID Grup mempertahankan lebih dari 90% pemasoknya berasal dari pelaku usaha lokal dan domestik untuk memperkuat rantai pasok dalam negeri sekaligus memperbesar manfaat ekonomi dari industri pertambangan bagi daerah sekitar operasi.
Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya holding industri pertambangan BUMN itu dalam meningkatkan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) serta mendukung agenda pemerintah dalam mendorong kedaulatan ekonomi nasional.
Baca Juga
MIND ID Perkuat Dekarbonisasi Lewat Penurunan Emisi dan Peningkatan EBT
Division Head of Sustainability MIND ID Binahidra Logiardi mengatakan keterlibatan pemasok lokal dan domestik menjadi bagian penting dalam pengelolaan rantai pasok Grup MIND ID. Penggunaan pemasok dalam negeri tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan operasional, tetapi juga menjadi salah satu ukuran pencapaian bisnis perusahaan.
"Dari sisi rantai pasok dan aspek sosial, kami melihat keterlibatan pemasok lokal dan domestik sangat penting. TKDN menjadi salah satu ukuran pencapaian operasi dan bisnis kami," katanya dikutip Kamis (30/7/2026).
MIND ID secara berkala memantau komposisi pemasok untuk memastikan proporsi pelaku usaha lokal dan domestik tetap berada di atas 90% dari total pemasok di seluruh grup. Kebijakan tersebut membuat aktivitas bisnis pertambangan ikut menciptakan perputaran ekonomi di wilayah sekitar operasi.
Keterlibatan pelaku usaha lokal juga berlangsung di berbagai tahapan kegiatan pertambangan. Pemasok dalam negeri terlibat sejak fase eksplorasi hingga pemasaran produk, termasuk dalam penyediaan bahan bakar, alat berat, suku cadang, jasa kontraktor, hingga kegiatan distribusi.
Strategi tersebut tidak hanya memberikan ruang bagi pelaku usaha di daerah untuk masuk ke rantai pasok industri pertambangan, tetapi juga membantu perusahaan mengurangi risiko gangguan pasokan. Kedekatan pemasok dengan wilayah operasi dapat mendukung kelancaran kebutuhan operasional sekaligus meningkatkan efektivitas kegiatan bisnis.
Di sisi lain, keterlibatan pemasok lokal memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas dan memenuhi standar kebutuhan industri pertambangan. Dengan masuknya perusahaan lokal ke rantai pasok, permintaan terhadap barang dan jasa dalam negeri dapat terus berkembang.
Penguatan rantai pasok domestik juga sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk memperbesar penggunaan produk dan jasa dalam negeri. Kebijakan tersebut menjadi semakin penting di tengah agenda penguatan struktur industri nasional dan pengembangan hilirisasi mineral.
Baca Juga
MIND ID Manfaatkan 1 Juta Ton Limbah, Timbulan Sampah Tambang Turun 11,3%
Bagi industri pertambangan, peningkatan penggunaan produk dan jasa dalam negeri dapat memperluas dampak ekonomi dari kegiatan produksi. Aktivitas tersebut berpotensi menciptakan permintaan bagi industri pendukung, membuka kesempatan kerja, dan meningkatkan kemampuan pelaku usaha nasional.
MIND ID melihat peran tersebut tidak terpisahkan dari statusnya sebagai badan usaha milik negara. Perusahaan tidak hanya dituntut menjaga kinerja operasional dan bisnis, tetapi juga memiliki peran dalam mendorong pembangunan ekonomi nasional.
"Sebagai BUMN, kami adalah agent of development sehingga dampak ekonomi menjadi sangat penting. Kami mendukung program pemerintah untuk mendorong kedaulatan ekonomi nasional," kata Binahidra.
