Ara Minta Pengurus Baru Apersi Perkuat Gotong Royong Wujudkan Target Perumahan Rakyat
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) meminta jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) periode 2026-2031 memperkuat semangat gotong royong bersama pemerintah untuk mewujudkan target pembangunan perumahan rakyat.
Pesan itu disampaikan Maruarar saat menghadiri pelantikan DPP Apersi periode 2026-2031 di The Ritz-Carlton, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).
"Apersi adalah mitra strategis pemerintah. Kita harus bergotong royong agar semakin banyak rakyat Indonesia memiliki rumah yang layak," katanya.
Ia menekankan, pemerintah membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan untuk merealisasikan target pembangunan rumah nasional.
Pelantikan kepengurusan baru Apersi menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara asosiasi pengembang, pemerintah, dan sektor pembiayaan dalam mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah.
Ketua Umum DPP Apersi periode 2026-2031, Deddy Indrasetiawan menyatakan, pihaknya akan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat, khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Menurut Deddy, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan perumahan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan rumah yang terjangkau.
Baca Juga
Dalam kesempatan itu, Deddy menyampaikan Apersi menargetkan pembangunan sekitar 120.000 unit rumah subsidi pada 2026. Target tersebut meningkat dibandingkan target 2025 yang mencapai 85.000 unit.
"Rumah subsidi kami (salurkan) tahun lalu 85.000 (unit). Kami targetkan tahun ini siap di 120.000 (unit)," ungkapnya.
Meski demikian, Deddy mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam merealisasikan target pembangunan rumah subsidi tersebut.
Sebelum pelantikan, Apersi menggelar talkshow bertajuk Sinkronisasi Regulasi dan Strategi Program Nasional untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 8% melalui Penguatan Sektor Perumahan, Investasi, dan Pembangunan Berkelanjutan.
Forum itu menghadirkan narasumber dari BP Tapera, Kementerian PKP, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Selain Maruarar, pelantikan turut dihadiri Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti.
