Miniso Indonesia Digitalisasi 400 Dokumen per Bulan Lewat VIDA Sign
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Miniso Lifestyle Trading Indonesia mempercepat transformasi digital dengan mengimplementasikan VIDA Sign sebagai platform tanda tangan elektronik tersertifikasi. Langkah ini digunakan untuk mengelola lebih dari 400 dokumen setiap bulan secara digital.
Implementasi VIDA Sign menjadi bagian dari modernisasi proses administrasi perusahaan. Langkah tersebut juga ditujukan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat keamanan dan kepastian hukum dokumen.
Melalui VIDA Sign, proses penandatanganan kontrak kerja karyawan hingga dokumen pernyataan kini dilakukan secara digital. Tanda tangan elektronik dan e-meterai terintegrasi dalam satu alur kerja sehingga mengurangi ketergantungan pada dokumen fisik.
HRIS Supervisor MINISO Indonesia, Syaka Safiya mengatakan, perusahaan membutuhkan solusi yang mampu mempercepat administrasi sekaligus menjamin keamanan dan kepastian hukum dokumen.
Baca Juga
VIDA Luncurkan ID FraudShield untuk Lawan Penipuan Digital Berlapis
"Kami memilih VIDA Sign karena tidak hanya menawarkan proses penandatanganan digital yang mudah digunakan, tetapi juga memberikan lapisan keamanan tambahan melalui verifikasi biometrik pada setiap proses penandatanganan," ujar Syaka dalam keterangan resmi, Rabu (22/7/2026).
Founder dan Group CEO VIDA, Niki Luhur menilai, kolaborasi ini menunjukkan bahwa digitalisasi administrasi tidak hanya berfokus pada efisiensi. Menurutnya, keamanan dan kepercayaan menjadi elemen penting dalam transformasi digital industri ritel.
"Kami senang dapat mendukung MINISO Indonesia dalam menghadirkan sistem administrasi yang lebih modern dan aman. Kolaborasi ini membuktikan bahwa transformasi digital di industri ritel bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga tentang membangun fondasi kepercayaan dan keamanan dalam setiap proses bisnis," jelas Niki.
Sekadar informasi, VIDA Sign telah digunakan oleh lebih dari 17.000 akun bisnis di Indonesia. Bagi perusahaan ritel dengan jaringan toko yang luas, digitalisasi dokumen dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi sekaligus meminimalkan risiko penipuan digital melalui proses administrasi yang terverifikasi secara hukum.
