Tak Sekadar Gaji, Budaya Kerja Berbasis Kepercayaan Jadi Penentu Perusahaan di Era Kini
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Budaya kerja yang sehat, hubungan yang dilandasi kepercayaan, dan kepemimpinan yang responsif kini menjadi faktor utama yang membuat perusahaan mampu menarik sekaligus mempertahankan talenta terbaik. Great Place To Work ASEAN & ANZ menilai faktor-faktor tersebut bahkan semakin penting di tengah pesatnya adopsi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Managing Director Great Place To Work ASEAN & ANZ Evelyn Kwek mengatakan, berdasarkan hasil benchmarking global yang dilakukan Great Place To Work, Indonesia memiliki karakter budaya kerja yang cukup berbeda dibandingkan negara lain. Salah satu aspek yang memperoleh skor lebih tinggi adalah rasa kebersamaan dan gotong royong antarkaryawan.
"Kalau yang lebih tinggi itu adalah komunitas dan rasa gotong royong. Karyawan Indonesia sangat saling membantu," kata Evelyn di sela acara malam penganugerahan "Best Workplaces™ in Indonesia 2026" yang digelar Great Place To Work ASEAN & ANZ di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Baca Juga
Transformasi Digital Pemerintahan, Perlunya Perubahan Budaya Kerja
Menghadapi perkembangan AI, Evelyn menilai budaya kerja yang dibangun di atas kepercayaan akan menjadi modal penting bagi perusahaan. Ketika karyawan percaya kepada pemimpinnya, mereka tidak terlalu khawatir AI akan menggantikan pekerjaan mereka. Sebaliknya, mereka yakin perusahaan akan menggunakan teknologi tersebut secara bertanggung jawab.
"Apa yang kami lihat di berbagai perusahaan di seluruh dunia adalah ketika karyawan mempercayai pemimpinnya, ada jauh lebih sedikit rasa takut menggunakan AI karena mereka percaya pemimpin akan melakukan hal yang benar," ujarnya.
Ia menambahkan, semakin tinggi tingkat kepercayaan terhadap kepemimpinan perusahaan, semakin besar pula peluang organisasi memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memberikan manfaat bagi perusahaan dan para pekerja.
Best Workplaces™ in Indonesia 2026
Sementara Great Place To Work ASEAN & ANZ merilis daftar Best Workplaces in Indonesia 2026 yang menampilkan 25 perusahaan dengan budaya kerja terbaik di Indonesia. Pengakuan tersebut diberikan berdasarkan hasil survei terhadap lebih dari 179.200 karyawan, yang menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap kepemimpinan serta kesejahteraan karyawan kini menjadi faktor utama dalam membangun perusahaan.
Daftar tahun ini mengusung tema The New Business as Usual, yang menyoroti bagaimana perusahaan mampu menggabungkan inovasi, keberlanjutan, dan budaya kerja berbasis kepercayaan untuk memperkuat daya saing bisnis.
"Saat ini, karyawan tidak hanya mencari gaji yang kompetitif. Mereka juga melihat sosok pemimpin perusahaan yang dapat dipercaya, kesempatan untuk berkembang, rasa aman secara psikologis, dan hubungan kerja yang dilandasi prinsip saling menghormati," ujar Evelyn Kwek.
Pemeringkatan disusun menggunakan metodologi Trust Index™ Survey, yaitu survei budaya kerja yang telah digunakan secara global selama lebih dari 30 tahun. Penilaian mengukur pengalaman karyawan melalui lima dimensi utama, yakni credibility atau kredibilitas, respect atau saling menghargai, fairness atau kesetaraan, pride atau kebanggaan terhadap perusahaan, serta camaraderie atau kebersamaan antarkaryawan.
Selain survei terhadap karyawan, perusahaan yang memiliki sedikitnya 100 karyawan juga diminta melengkapi culture brief, yaitu dokumen yang menggambarkan praktik budaya kerja di perusahaan. Namun, Great Place To Work menegaskan bahwa penentuan peringkat sepenuhnya didasarkan pada hasil penilaian karyawan melalui survei.
Kwek mengatakan hasil survei menunjukkan tingkat kepercayaan karyawan terhadap kepemimpinan di 25 perusahaan terbaik mencapai 58%. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata perusahaan di Indonesia yang hanya mencapai 35%. Temuan lain yang menonjol ialah tingginya loyalitas karyawan. Sebanyak 88% responden di perusahaan-perusahaan tersebut menyatakan ingin bertahan dalam jangka panjang. Sementara itu, 91% karyawan mengaku bersedia merekomendasikan perusahaan tempat mereka bekerja kepada teman maupun rekan kerja.
Baca Juga
'Safety First' Bukan Slogan, Ini Cara Elnusa (ELSA) Bangun Budaya Kerja Aman dan Berintegritas
Best Workplaces in Indonesia 2026 membagi perusahaan ke dalam tiga kategori berdasarkan jumlah tenaga kerja, yakni large untuk perusahaan dengan 1.000 karyawan atau lebih, medium untuk perusahaan dengan 100 hingga 999 karyawan, serta small bagi perusahaan yang memiliki kurang dari 100 karyawan.
Marriott International menempati posisi teratas pada kategori large, Cisco Indonesia memimpin kategori medium, sedangkan PT Acer Indonesia meraih peringkat pertama pada kategori small.
Sementara PT PLN (Persero), meraih penghargaan Best Great Place to Work di Indonesia. Executive Vice President Human Capital Strategy PT PLN (Persero) Sari Indah Damayanti mengatakan penghargaan tersebut tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui proses evaluasi yang berlangsung selama beberapa tahun. "Sebenarnya untuk mendapatkan Best Great Place to Work ini bukan waktu yang singkat ya, tapi ini melalui suatu proses yang cukup panjang," kata Sari.
Ia menjelaskan, sebelum meraih predikat Best Great Place to Work, PLN lebih dulu memperoleh sertifikasi Great Place to Work melalui proses penilaian yang dilakukan lembaga independen.
"Jadi Great Place to Work itu kita dinilai dengan memberikan survei kepada pegawai-pegawai kita, apakah memang PLN itu dinilai nyaman oleh pegawai kita dalam bekerja, di dalam memberikan kenyamanan, di dalam penghidupan, memberikan kenyamanan di dalam remunerasi dan memberikan kenyamanan dalam well being dan sebagainya," ujarnya.
