Menko Pangan Zulhas: Kopdes Merah Putih Jangan Dibayangkan Seperti Supermarket
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan atau yang kerap disapa Zulhas meminta masyarakat tidak membayangkan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih layaknya supermarket atau toko serba ada.
Menurut Menko Zulhas, fungsi utama Kopdes adalah menjadi infrastruktur pemerintah untuk menyalurkan berbagai program bantuan dan barang bersubsidi hingga menjadi penyerap atau off taker hasil produksi petani.
"Jangan dibayangkan Kopdes itu supermarket seperti toko serba ada, bukan. Nanti kalau sudah lebih lengkap mungkin berkembang, tetapi sementara fungsi utamanya adalah sebagai infrastruktur pemerintah dan juga sebagai off taker," kata Zulhas usai rapat koordinasi Koperasi Desa Merah Putih di Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah tengah membangun jaringan Kopdes Merah Putih sebagai simpul distribusi berbagai program pemerintah di tingkat desa. Nantinya, penyaluran bantuan pangan, pupuk bersubsidi, LPG bersubsidi, hingga pelaksanaan operasi pasar akan dilakukan melalui koperasi tersebut.
Baca Juga
Pemerintah Targetkan 35.872 Kopdes Rampung Dibangun Agustus 2026, Perpres Disiapkan
Selain menjadi jalur distribusi bantuan, Kopdes juga akan menjalankan fungsi sebagai penyerap komoditas pertanian. Misalnya, apabila harga gabah di suatu daerah berada di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram, koperasi akan membeli gabah petani sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah.
Untuk mendukung pelaksanaan fungsi tersebut, pemerintah tengah menyusun Peraturan Presiden (Perpres) yang akan mengatur operasional Kopdes Merah Putih. Regulasi itu akan menjadi dasar penyatuan penyaluran bantuan dan barang bersubsidi melalui koperasi di setiap desa maupun kelurahan.
Zulhas menyebutkan, pengembangan fungsi Kopdes dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, koperasi difokuskan sebagai infrastruktur pemerintah dalam memperkuat distribusi bantuan dan menjaga stabilitas harga pangan. Pengembangan unit usaha yang lebih beragam akan dilakukan seiring dengan kesiapan masing-masing koperasi.
Diberitakan sebelumnya, pemerintah menargetkan sebanyak 35.872 Kopdes Merah Putih rampung dibangun pada Agustus 2026 dan mulai dipersiapkan untuk beroperasi sebelum pengembangan program dilanjutkan pada tahun berikutnya.
