BP Tapera Salurkan Rumah Subsidi ke Pedagang Jamu-Cilok di Akad Massal 30 Juli
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mengungkapkan, persiapan akad massal kredit pemilikan rumah fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (KPR FLPP) yang dijadwalkan serentak pada 30 Juli 2026 hampir rampung. Dikatakan, penerima manfaat yang akan melakukan akad dan serah terima kunci mulai dari pedagang jamu hingga pedagang cilok.
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho menyatakan, persiapan terus dilakukan melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Batang sebagai tuan rumah kegiatan, eventorganizer (EO), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), hingga penyiapan debitur yang akan dikunjungi langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Kita tetap terus matangkan persiapan di lapangan, koordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Batang yang akan support penuh nantinya. Kemudian juga terus koordinasi dengan EO sesuai arahan Pak Menteri agar semua dipersiapkan dengan matang termasuk lokasi, kemudian juga debitur yang akan dikunjungi oleh Presiden secara langsung, terus kemudian juga penyiapan yang akad serah terima kunci, kemudian koordinasi dengan BRI untuk akad KUR Perumahan juga," kata Heru saat ditemui di Menteng Tenggulun, Jakarta, Senin (20/7/2026) pagi.
Baca Juga
Menteri Ara Sebut BP Tapera Hadapi Tantangan Berat Meski KPR Subsidi Tembus 102.900 Unit
Dia juga menyebut jumlah penerima KPR FLPP yang akan mengikuti akad masih berpotensi bertambah dari target awal sebanyak 62.000 kepala keluarga (KK).
"Ini kan bergerak terus, kita upayakan terus sampai hari H-nya bisa lebih dari 62.000. Tapi yang 62.000 sudah kita siapkan data satu bulan terakhir yang sudah di-ACC dan siap untuk akad," tegas Heru.
Heru turut menyampaikan, penerima KPR FLPP dari kalangan pekerja informal berasal dari berbagai profesi. "Pekerja informal itu ada pedagang cilok, ada ustaz, ART ada juga, penjual jamu ada juga," tutur dia.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri pelaksanaan akad massal KPR FLPP untuk 62.000 unit yang akan digelar serentak se-Indonesia pada 30 Juli 2026 di Jawa Tengah.
Kegiatan yang diselenggarakan BP Tapera bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) itu akan dipusatkan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dengan pelaksanaan serentak di sekitar 115 titik di seluruh Indonesia.
Komisioner BP Tapera menyatakan, akad massal tersebut merupakan tindak lanjut arahan Menteri PKP Maruarar Sirait.
"Kami ingin memberitahu insyaallah dua minggu lagi kami akan punya gawean luar biasa sesuai arahan Bapak Menteri untuk menyelenggarakan kegiatan akad massal KPR FLPP sejumlah 62.000 secara serentak di seluruh Indonesia dan akan dilaksanakan di Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, tanggal 30 Juli nanti," kata Heru saat peresmian kantor BP Tapera di Graha Mandiri, Jakarta Pusat, Kamis (16/7/2026).
Baca Juga
Usai Gojek, BP Tapera Akan Salurkan KPR Subsidi ke JNE hingga Muhammadiyah-NU
Heru juga memaparkan, akad massal akan berlangsung di sekitar 115 titik yang dipusatkan di Kabupaten Batang. Menurutnya, Presiden Prabowo juga direncanakan hadir dalam kegiatan tersebut.
"Mohon support-nya teman-teman asosiasi pengembang supaya pada saat akad massal 62.000 nanti di kurang lebih 115 titik bisa dilaksanakan di seluruh Indonesia dan insyaallah akan kembali dihadiri oleh Bapak Presiden," tandas Heru.
Dikatakan Heru, kegiatan akad massal ketiga ini merupakan komitmen pemerintah untuk menyalurkan rumah subsidi yang layak huni dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
