BP Tapera Kebut Akad Massal Jilid II di Akhir 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id — Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menggeber persiapan pelaksanaan akad massal jilid II untuk sekitar 50.000 unit rumah subsidi pada akhir 2025.
Komisaris BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho menyatakan, pihaknya mulai melakukan persiapan seluruh unit yang berpotensi masuk dalam kegiatan akad massal tersebut.
“Sekarang sudah mulai kita kuantifikasi. Ada 49.000 (rumah subsidi) yang sedang proses bangun, kemudian sudah Surat Penegasan Persetujuan Penyediaan Kredit (SP3K) tetapi belum akad, dan yang akad tapi belum disalurkan,” ungkap Heru saat ditemui di kantor Kementerian PKP, Jakarta, Selasa (28/10/2025).
Baca Juga
111.258 Calon Debitur KPR FLPP Masih Tertahan di Bank, Mengapa?
Heru menyampaikan, pihaknya akan mempercepat antrean para calon penerima manfaat untuk segera serah terima KPR FLPP sebagai kado akhir tahun 2025.
“49.000 (unit) tadi sudah kita bahas dengan tim di internal, kita targetkan mungkin di akhir atau minggu ketiga November mudah-mudahan bisa direalisasi (percepatan proses pengkreditan hingga 50.000 unit). Nanti kuantifikasi dari akhir November sampai dengan tanggal pelaksanaan (Desember 2025), itu yang kita optimistis untuk tercapai,” tegas Heru.
Kegiatan akad massal jilid II ini merupakan kelanjutan dari akad massal jilid I sebanyak 26.000 rumah subsidi yang disalurkan ke masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada 29 September 2025.
Adapun akad massal jilid I disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto kala itu. Kegiatan tersebut disertai serah terima kunci kepada 17 segmentasi MBR oleh Kepala Negara.
Baca Juga
BP Tapera Optimistis Salurkan 210.000 Unit Rumah Subsidi Awal November 2025
“Terima kasih Menteri Perumahan Rakyat (Perumahan dan Kawasan Permukiman) beserta seluruh jajaran bank Himbara, pemerintah dan swasta yang telah bekerja keras. Terima kasih juga perusahan-perusahaan swasta, asosiasi perumahan yang membantu rakyat kita yang berpenghasilan rendah. Saya yakin dan percaya kita akan berbuat yang lebih baik lagi, yang lebih hebat lagi di masa mendatang,” kata Presiden Prabowo beberapa waktu lalu.

