PPK Kemayoran Perkuat Kawasan Bisnis Modern Hijau dan Inklusif di Utara Jakarta
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran) memperkuat langkah transformasi strategis mewujudkan wajah baru Kemayoran sebagai kawasan perkotaan yang lebih tertata, produktif, aman, hijau, dan ramah investasi. Komitmen
Disampaikan Direktur Utama PPK Kemayoran, Teddy Robinson Siahaan, menjelaskan bahwa Kemayoran memegang peran penting sebagai kawasan penopang multi-aktivitas di Jakarta, mulai dari sektor bisnis, MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), perdagangan, olahraga, hiburan, hingga penyediaan ruang publik yang inklusif.
Menurutnya, arah pengembangan kawasan ini didesain secara matang untuk menyeimbangkan kepentingan bisnis dengan kebutuhan sosial kemasyarakatan yang humanis.
“Ke depan, kami ingin Kemayoran tidak hanya tumbuh sebagai kawasan bisnis, tetapi juga menjadi ruang kota yang nyaman, aman, hijau, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Teddy saat menjelaskan visi jangka panjang PPK Kemayoran, Selasa (14/7/2026).
Teddy menambahkan bahwa konsep kawasan yang ramah bisnis (business-friendly) tidak hanya diukur dari kemampuannya dalam menarik aliran modal masuk. Lebih dari itu, kesiapan infrastruktur pendukung, kemudahan aksesibilitas, kebersihan, serta jaminan keamanan menjadi pilar utama yang terus dibangun. “Kawasan yang business-friendly bukan hanya soal menarik investasi. Kawasan ini juga harus tertata, mudah diakses, aman, bersih, dan memiliki fasilitas pendukung yang baik,” tambahnya.
Demi mencapai visi tersebut, PPK Kemayoran tengah mengimplementasikan semangat Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang diwujudkan secara nyata melalui program taktis bertajuk "Kemayoran Berteman Hijau: bersih, terang, aman, dan hijau." Salah satu terobosan teknologi yang diterapkan adalah pemutakhiran sistem pencahayaan di sepanjang Jalan Benyamin Sueb menggunakan teknologi smart lighting. Sistem lampu pintar ini mampu beroperasi secara otomatis dan jauh lebih efisien dalam menghemat konsumsi energi listrik.
Baca Juga
Wahai Investor, PPK Kemayoran Tawarkan Peluang Kemitraan Kembangkan Kawasan Strategis Kemayoran
Agar tetap lekat sebagai sebuah kawasan hijau di pusat kota, Teddy menegaskan bahwa PPK Kemayoran akan kekeh mempertahankan porsi 39% - 40% dari total lahan yang dikelolanya seluas 450 hektare. "Kami akan tetap mempertahankan sekitar 39% lahan yang kami kelola sebagai lahan hijau, sebagai ruang terbuka hijau," ujarnya
Dari aspek keamanan dan ketertiban lingkungan, manajemen pengelola memperketat pengawasan dengan menambah pos-pos pengamanan di berbagai titik strategis, menambah jumlah personel lapangan, memaksimalkan jaringan CCTV, serta mengintensifkan patroli rutin selama 24 jam penuh. Selain itu, aspek kelayakan lingkungan juga tetap terjaga lewat pengelolaan kebersihan berkala, perawatan ruang terbuka hijau, dan penataan fasilitas publik agar semakin ramah bagi pejalan kaki dan warga yang beraktivitas.
Sebagai bagian dari peningkatan aksesibilitas, PPK Kemayoran juga bersiap meluncurkan layanan shuttle bus gratis di dalam kawasan. Kehadiran transportasi massal ini diharapkan dapat memudahkan mobilitas pekerja, warga, dan pengunjung secara praktis, nyaman, serta terintegrasi antar-area.
“Kami percaya kawasan yang bersih, terang, aman, dan hijau akan memiliki nilai tambah yang lebih besar. Ini penting bagi masyarakat, pelaku usaha, investor, dan seluruh pemangku kepentingan kawasan,” jelas Teddy optimistis.
Selain mempercantik infrastruktur fisik, PPK Kemayoran membuka pintu kolaborasi selebar-lebarnya bagi para investor dan mitra strategis yang berminat mengembangkan kawasan, dengan catatan harus selaras dengan rencana tata ruang dan regulasi yang berlaku. Kolaborasi ini diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan aset negara sekaligus memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat luas. Melalui komunikasi yang terbuka, faktual, dan kontekstual ini, pengelolaan Kemayoran ditargetkan menjadi percontohan kawasan bisnis modern berkelanjutan di Indonesia.
“Target kami adalah menjadikan Kemayoran sebagai kawasan bisnis modern yang inklusif, ramah investasi, dan berkelanjutan. Keberhasilan Kemayoran tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.
